Piala AFF 2024 semakin dekat! Turnamen sepak bola terbesar Asia Tenggara ini akan dimulai pada 8 Desember dan dipastikan menjadi ajang unjuk gigi para pemain muda berbakat.
Setelah nama-nama besar seperti Chanathip Songkrasin (Thailand) dan Nguyen Quang Hai (Vietnam) mencatat sejarah di edisi sebelumnya, kali ini ada lima pemain muda dari Grup B yang diprediksi bakal mencuri perhatian.
Dilansir dari situs resmi ASEAN United FC, 10 tim telah resmi mengisi dua grup di Piala AFF 2024. Grup A terdiri dari Thailand, Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Sementara Grup B dihuni oleh Indonesia, Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos. Persaingan ketat di Grup B dipastikan akan menjadi sorotan utama, terutama dengan hadirnya talenta-talenta muda penuh potensi.
Marselino Ferdinan (Indonesia)
Indonesia punya Marselino Ferdinan, talenta muda yang disebut-sebut sebagai bintang masa depan sepak bola Tanah Air. Pemain ini pernah meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2022 dan menjadi salah satu pilar kunci timnas Indonesia.
Marselino, yang kini bermain di Inggris bersama Oxford United, semakin matang. Aksi gemilangnya di SEA Games 2023 berhasil membawa Indonesia meraih medali emas. Terbaru, ia mencetak dua gol dalam kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 melawan Arab Saudi. Akankah ia mampu membawa Indonesia mencatatkan sejarah sebagai juara Piala AFF untuk pertama kalinya? Kita tunggu aksinya.
Nguyen Quang Hai (Vietnam)
Nguyen Quang Hai adalah salah satu nama besar di Asia Tenggara yang kembali menjadi andalan Vietnam. Pemain yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala AFF 2018 ini hampir membawa Vietnam juara pada 2022. Kali ini, ia punya misi besar untuk meraih gelar ketiga bagi negaranya.
Memulai debut di turnamen besar pada usia 20 tahun, Quang Hai telah mencetak tiga gol penting yang membawa Vietnam juara Piala AFF 2018. Kini, di bawah bayang-bayang ekspektasi tinggi, ia bertekad mencatat sejarah baru.
Jefferson Tabinas (Filipina)
Nama Jefferson Tabinas menjadi tumpuan Filipina di Piala AFF 2024. Pemain berusia 26 tahun ini dikenal fleksibel karena bisa bermain sebagai bek maupun gelandang. Di klubnya, Buriram United, ia telah menunjukkan performa apik yang membuatnya jadi salah satu pemain kunci timnas Filipina.
Tabinas mencatatkan dua gol dan satu asis dalam lima penampilan terakhirnya bersama timnas. Pengalamannya bermain di Liga Thailand menjadikannya aset penting Filipina, yang tengah berusaha mencapai semifinal untuk pertama kalinya sejak 2018.
Maung Maung Lwin (Myanmar)
Myanmar mengandalkan Maung Maung Lwin, kapten yang menjadi simbol konsistensi timnya. Pemain berusia 29 tahun ini sudah tampil di empat edisi Piala AFF sebelumnya, mencetak gol di tiga di antaranya. Ambisinya kali ini? Membawa Myanmar kembali ke semifinal, seperti pada 2016.
Saat ini, Maung Maung Lwin bermain untuk Lamphun Warriors di Liga Thailand. Dengan pengalamannya, ia menjadi pilar penting untuk memperkuat asa Myanmar di Grup B.
Bounphachan Bounkong (Laos)
Dari Laos, ada nama Bounphachan Bounkong yang jadi sorotan. Kapten berusia 23 tahun ini menjadi simbol harapan sepak bola Laos. Meski masih muda, ia sudah tampil di dua edisi Piala AFF sebelumnya dan kini memimpin negaranya sebagai kapten.
Bounphachan kini bermain untuk PKR Svay Rieng FC di Kamboja. Baru-baru ini, ia mencetak gol dalam laga persahabatan melawan Thailand yang berakhir imbang 1-1. Turnamen ini akan menjadi ajang pembuktian bagi sang kapten muda untuk terus mengangkat performa timnas Laos.***





