Mobil Listrik Dapat Pesaing, Honda Umumkan Produksi CR-V yang Menggunakan Sistem Sel Bahan Bakar Hidrogen

DETROIT — Honda Motor Co mengumumkan telah memulai produksi komersial sistem sel bahan bakar hidrogen baru yang dikembangkan bersama dengan General Motors Co. Raksasa otomotif Jepang itu mengaku telah berhasil mengurangi biaya produksi hingga sepertiga.

Baterai akan dipasang ke kendaraan sport CR-V yang akan dirilis di Amerika Utara dan Jepang pada akhir tahun 2024. Melansir laman Asahi Shimbun, Kamis (22/2/2024), Honda mengatakan, teknologi ini  juga akan dijual ke perusahaan lain untuk digunakan mobil truk dan kendaraan komersial lainnya. Operator pusat data diharapkan mengandalkan baterai sebagai sumber daya darurat.

Sistem sel bahan bakar diproduksi di Fuel Cell System Manufacturing LLC, perusahaan patungan 50-50 oleh Honda dan GM, di Michigan. 

“Pitching produk kami ke pasar pertama, kami akan menunjukkan sel bahan bakar telah menjadi handal untuk penggunaan praktis,” kata Tetsuo Suzuki, wakil presiden usaha patungan. “Mulai saat ini dan seterusnya, kami akan memperluas jaringan penjualan kami lebih jauh.”

Sel bahan bakar menghasilkan listrik ketika hidrogen bereaksi dengan oksigen di udara. Mobil yang dipasang dengan baterai jenis itu tidak meninggalkan jejak karbon, seperti mobil listrik.

Tantangan terberat hingga saat ini adalah menekan harga sistem hidrogen dan sel bahan bakar yang lumayan mahal. Masalah lainnya adalah kurangnya stasiun hidrogen yang tersedia.

Sel bahan bakar yang dibuat oleh Honda dan GM menggantikan beberapa logam mulia, seperti platinum dan emas, dengan bahan yang lebih terjangkau. Proses pembuatan baterai ini otomatis untuk mengendalikan biaya.