1.200 Rumah Terkena Banjir Sungai Sadar di Mojokerto, BPBD Fokus Perbaiki Tanggul yang Jebol

Foto yang dibagikan akun Instagram @updatemojokerto, menunjukkan kawasan yang terendam banjir di Kabupaten Mojokerto. (Tangkapan Layar)

Di Dusun Gayaman, Desa Gayaman, jalan desa tergenang air dengan ketinggian  -+ 30 cm sampai 70 cm. Sementara banjir di Desa Kauman, Kecamatan Bangsal dengan ketinggian air -+ 60 cm dan merendam 45 rumah warga dengan ketinggian -+ 40 cm serta satu rumah mengalami kerusakan.

“Rumah milik Ibu Kasana mengalami rusak pada bagian dinding samping. Banjir di Desa Kutorejo Kecamatan Kutorejo, akses jalan tergenang air dengan ketinggian -+ 40 cm, dinding rumah milik H Son roboh, pagar Balai Desa Kutorejo roboh dan dinding Puskesmas Kutorejo roboh,” katanya.

Pantauan di Kecamatan Pungging, banjir terjadi di Dusun Wonogiri, Desa Tunggalpager dan Desa Jabontegal. Di Desa Tunggalpager, banjir merendam jalan dusun dengan ketinggian -+ 30 cm dan empat rumah tergenang air dengan ketinggian -+ 150 cm.

“Diduga karena kontur tamah lebih rendah sehingga air masuk rumah, ketinggian air di jalan -+ 50 cm sampai 100 cm dan ketinggian air di jalan dusun -+ 50 cm sampai 100 cm. Di Kecamatan Puri, banjir merendam 13 rumah di Dusun Sawurkembang, Desa Kenanten dengan ketinggian air -+ 60 cm,” jelasnya.

Sementara di jalan desa, ketinggian air di -+130 cm. Untuk di Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari, lanjut Khakim, ketinggian air di dalam rumah -+ 50 cm dan di jalan desa -+ 50 cm sampai 100 cm. Selain itu, tanggul Kali Sadar jebol dengan panjang 20 meter x lebar 2,5 meter.