Wisata Keheningan Mendunia, Ndalem Pojok Kediri Hadirkan Versi Indonesia

Aktivitas Wisata Bisu (Keheningan) di Situs Ndalem Pojok Kediri. - Dok. Istimewa
Wisata berbasis keheningan berkembang global, Ndalem Pojok menawarkan pendekatan sejarah dan pendidikan karakter khas Indonesia.

Wisata berbasis keheningan atau silent tourism kini berkembang di berbagai belahan dunia, seiring meningkatnya kebutuhan manusia modern akan ruang refleksi di tengah kepadatan informasi digital. Konsep serupa juga mulai dihadirkan di Indonesia melalui program Wisata Bisu (Hening) Pendidikan Karakter: Transformasi Kusno Menjadi Soekarno di Situs Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Program ini menempatkan keheningan sebagai inti pengalaman wisata. Peserta diajak memasuki zona hening total selama prosesi berlangsung, tanpa percakapan dan gangguan gawai. Pengelola menegaskan, keheningan diposisikan sebagai metode pembelajaran berbasis pengalaman, bukan sekadar aturan kunjungan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan tren global wisata keheningan. Di Jepang, sejumlah kuil Zen di Kyoto menawarkan silent walk dan meditasi sunyi bagi wisatawan. Di Rusia, kawasan terpencil Siberia dikenal dengan program retret kontemplatif untuk melatih ketangguhan mental. Sementara di Amerika Serikat, konsep digital detox tourism berkembang di kalangan profesional teknologi yang mencari ruang hening untuk memulihkan fokus dan kreativitas.

Bacaan Lainnya
Versi Indonesia Berbasis Sejarah

Berbeda dengan praktik di luar negeri yang umumnya menekankan kesehatan mental dan relaksasi, Wisata Bisu di Ndalem Pojok dikembangkan dengan basis sejarah dan pendidikan karakter. Situs ini dikaitkan dengan fase awal kehidupan Soekarno, yang semasa kecil bernama Kusno, sebelum dikenal sebagai proklamator dan presiden pertama Indonesia.

Pengelola menyebut keheningan digunakan sebagai medium refleksi untuk memahami proses pembentukan karakter, sekaligus mengenalkan nilai kebangsaan secara non-verbal. Peserta tidak diajak mendengarkan ceramah sejarah panjang, melainkan merasakan suasana hening yang diklaim menjadi bagian penting dalam perjalanan batin tokoh bangsa tersebut.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga memanfaatkan pendekatan berbasis frekuensi yang disebut bertujuan membantu peserta mencapai kondisi fokus dan tenang selama prosesi. Pendekatan tersebut diposisikan sebagai pelengkap pengalaman reflektif, bukan atraksi utama.

Alternatif Pendidikan Karakter

Wisata Bisu Ndalem Pojok diarahkan sebagai alternatif pendidikan karakter, khususnya bagi pelajar dan pendidik. Nilai nasionalisme dan Pancasila disampaikan melalui pengalaman langsung, dengan harapan peserta dapat membangun kesadaran jati diri secara personal.

Pos terkait