GIANYAR – Timnas U-17 Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah tumbang 0-1 dari India dalam laga uji coba internasional di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (27/8). Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi pelatih Nova Arianto yang melakukan rotasi pemain, berbeda dengan susunan skuad yang mengantarkan kemenangan 3-1 pada pertemuan pertama, Minggu (25/8) lalu.
Dalam laga kali ini, Nova Arianto memberi kesempatan pada enam pemain baru untuk turun sejak menit pertama. Hasilnya, meski sempat mengendalikan permainan, Garuda Muda gagal memanfaatkan peluang yang ada dan harus rela melihat India mencetak gol tunggal kemenangan.
“Secara hasil, kami memang kalah, meskipun seharusnya bisa meraih kemenangan. Tapi saya bersyukur ada laga melawan India ini, sehingga kami semakin tahu kekuatan dan kelemahan kami saat ini,” ujar Nova Arianto seusai pertandingan.
Laga ini juga menjadi ajang evaluasi penting bagi Timnas U-17 yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 di Kuwait. Setelah menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali, Putu Panji dan rekan-rekan akan melanjutkan persiapan di Jakarta, Spanyol, dan Qatar sebelum bertolak ke Kuwait.
Indonesia akan bersaing di Grup G bersama Australia, Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara. Nova Arianto menilai kekalahan dari India memberikan pelajaran berharga, terutama dalam menghadapi tim-tim dengan pertahanan rapat seperti yang akan ditemui di kualifikasi nanti.
“Ini ujian bagi saya. Sebenarnya, saya bisa saja memainkan starting eleven yang sama seperti pertandingan sebelumnya. Tapi rotasi ini penting untuk melihat kedalaman skuad. Selain itu, India tampil bagus dengan compact defense. Situasi ini akan kami evaluasi untuk menemukan cara membongkar pertahanan tim seperti Kuwait dan Australia,” tutup Nova.
Kekalahan ini jelas menjadi cambuk bagi Garuda Muda untuk terus berproses dan memperbaiki diri demi menghadapi tantangan yang lebih besar di ajang Kualifikasi Piala Asia U-17 nanti. Timnas U-17 Indonesia tetap optimis, meski perjalanan menuju Kuwait masih panjang dan penuh tantangan.





