Sebutir Debu Bikin Rusak Pesawat Terbang, Begini Cara Menyelamatkan Penerbangan dari Erupsi Gunung Marapi

Erupsi Gunung Marapi memang tidak mengganggu aktivitas Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Tapi di balik itu, ada kerja yang dilakukan BMKG, PVMBG, SAR, Ditjen Perhubungan Udara, dalam menyelamatkan lalu lintas penerbangan pascaerupsi Gunung Marapi, Minggu (3/12/2023). Foto ilustrasi:canva
Dampak Abu Vukanik Bagi Pesawat Terbang

Apa dampak abu vulkanik bagi pesawat terbang? Dikutip dari laman Grid.Id, sebutir debu abu vulkanik bisa merusak mesin pesawat terbang. Bahkan, bila masuk ke tabung pengukur kecepatan, abu ini bisa mengacaukan pesawat terbang. Berikut dampak abu vulkanik bagi pesawat terbang.

  1. Apabila debu vulkanik masuk ke tabung pengukur kecepatan pesawat, dapat mengakibatkan kerusakan. Selain itu akan menimbulkan kekeliruan dalam membaca kecepatan pesawat.
  2. Debu vulkanik yang tajam dapat menggores kaca kokpit pesawat, sehingga pandangan pilot menjadi terbatas.
  3. Debu vulkanik yang tersedot ke dalam mesin dapat merusak bilah turbin. Debu vulkanik ini dapat meleleh karena panasnya suhu di dalam turbin.
  4. Debu vulkanik yang meleleh itu akan membeku pada bilah turbin, menggumpal, dan melapisinya. Udara tidak dapat mengalir dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan mesin kehilangan tenaga atau mati.
  5. Gumpalan debu vulkanik dapat melapisi sensor bahan bakar pesawat. Hal ini akan membuat sensor tersebut memberikan petunjuk yang keliru.

Demikian kerja keras berbagai pihak dalam menyelamatkan lalu lintas penerbangan pascaletusan gunung Marapi. Antara pihak seperti PVMBG, BMKG, Dirjen Perhubungan Darat, SAR, memiliki tugas pokok dan fungsi yang sama, yakni meminimalisir dampak korban jiwa maupun material.mg05

Pos terkait