Saatnya Paris Pecah Telur atau Inter Kembali Juara Eropa?

Final Liga Champions Eropa akan digelar pada Ahad, 1 Juni 2025 dini hari WIB. Foto:SORA
Duel sarat gengsi bakal tersaji di laga puncak Liga Champions 2024/25. Dua tim elite Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan, akan saling jegal memperebutkan mahkota tertinggi di Munich Football Arena, Sabtu, 31 Mei 2025, pukul 21.00 CET atau Ahad, 1 Juni 2025 dini hari WIB.

___________________

Laga ini menjadi pertemuan perdana kedua klub di ajang Liga Champions, sekaligus final kedua antara tim asal Prancis dan Italia setelah Marseille menaklukkan AC Milan 1-0 pada 1993. Uniknya, final 31 tahun lalu itu juga digelar di Munich—tepatnya di Olympiastadion.

Bagi PSG, ini adalah peluang emas menebus kegagalan lima tahun silam saat tumbang 0-1 dari Bayern München di Lisbon. Kini, di bawah komando Luis Enrique, Les Parisiens tampil lebih matang dan kolektif.

Bacaan Lainnya

Perjalanan mereka menuju final tergolong dramatis. DIlansir laman UEFA, PSG hanya finis di peringkat 15 fase liga, tapi bangkit lewat kemenangan telak 10-0 atas Brest di play-off. Momentum itu berlanjut dengan keberhasilan menyingkirkan Liverpool lewat adu penalti, membalikkan keadaan melawan Aston Villa (5-4 agregat), dan membalas dendam pada Arsenal (3-1 agregat).

Di sisi lain, Inter tampil konsisten sejak awal. Anak asuh Simone Inzaghi hanya kalah sekali dari 14 laga, yakni 0-1 dari Bayer Leverkusen—satu-satunya gol yang bersarang ke gawang mereka sepanjang fase liga.

Di fase gugur, Nerazzurri melibas Feyenoord, menang tipis atas Bayern München (4-3), dan terlibat thriller tujuh gol kontra Barcelona di semifinal (7-6 agregat). Mereka kini mengincar gelar keempat setelah sukses pada 1964, 1965, dan 2010.

PSG menjadi klub Prancis ketiga yang dua kali mencapai final setelah Reims dan Marseille. Dalam 11 laga terakhir, mereka menang 9 kali dan hanya kalah dua kali.

Inter lebih meyakinkan: 10 kemenangan, sekali kalah, dan belum terkalahkan dalam delapan laga terakhir. Penampilan ini menjadi yang terbaik bagi klub Milan biru dalam sejarah partisipasi mereka di kompetisi UEFA. Pelatih PSG, Luis Enrique mengatakan, “Inter tampil di final kedua mereka dalam tiga tahun. Mereka solid dan punya senjata bola mati. Tapi kami juga terus tumbuh dan berkembang. Saya percaya kekuatan kolektif tim akan jadi pembeda.”

Sementara Simone Inzaghi menilai pemain Inter memiliki semangat luar biasa usai menyingkirkan Bayern dan Barcelona. “Para pemain menunjukkan level luar biasa. Kami bisa menyingkirkan Bayern dan Barcelona dengan cara yang luar biasa. Sekarang kami siap untuk membuat sejarah.”

PSG hanya butuh satu kemenangan lagi untuk gelar pertama di Eropa. Sementara Inter berambisi menebus kekalahan dari Man City di final 2023.

Akankah Paris yang pecah telur? Atau Inter kembali ke puncak Eropa? Semua akan terjawab di Munich.

Pos terkait