Polisi Bongkar Prostitusi Anak via Aplikasi Pertemanan di Surabaya, Begini Fakta-faktanya

Ilustrasi.

”Berdasar hasil penyelidikan dan gelar perkara, ditemukan adanya bukti permulaan (penganiayaan) yang cukup, sehingga meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan,” ucap Hendro.

4. Mucikari mempekerjakan empat anak jadi budak seks dan punya basecamp.
Polrestabes Surabaya menetapkan 7 tersangka. Yakni YY sebagai muncikari utama. Lalu para admin atau joki RS, AM, SS, RI, AS, dan satu lagi anak laki-laki di bawah umur.

YY setiap hari sejak pukul 12.00 mendatangkan ahli make up untuk merias para korban. Setelah itu, sekitar pukul 14.00, para korban dan tersangka mulai berpindah menuju hotel. YY juga sudah memesan lima kamar untuk mereka.

Empat kamar digunakan sebagai tempat untuk melayani tamu, sedangkan satu kamar digunakan untuk para joki sebagai operator dalam mencari tamu melalui aplikasi.

”Rata-rata korban melayani 10-20 tamu per hari, dengan jam operasional sejak pukul 15.00 – 03.00. Setelah aktivitas usai, korban dan tersangka kembali ke apartemen B,” ujar AKBP Hendro.

Para tersangka terkena pasal 2 dan pasal 17 UU No 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan atau pasal 88 dan pasal 80 UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 296 KUHP.♦