Pekanbaru Jadi Salah Satu Destinasi Favorit ‘Slow Travel’ di Asia

Lanskap Kota Pekanbaru, Riau, di malam hari. FOTO: Dok. Pemkot Pekanbaru
1. Khao Lak, Thailand

Surga surfing Khao Lak menjadi tujuan wisata santai paling populer di Asia, bukan tanpa alasan. Banyak pantai dan tempat wisata alamnya yang kurang dikenal, namun merupakan tempat indah yang sempurna untuk bersantai dan menghilangkan penat sehari-hari.

Khalo Lak, Thailand. (theheavenkaolak.com0

Di malam hari, bar dan restoran di sekitar jalan Phet Kasem adalah tempat yang tepat untuk menikmati musik rakyat Thailand dan bahkan mungkin permainan snooker yang dimainkan oleh para pemain lokal.

2. Seoul, Korea Selatan

Seoul, kota yang dinamis dan semarak, juga menyimpan sudut-sudut terpencil bagi mereka yang ingin menikmati suasana lebih tenang. Jalan-jalan di Buam-dong yang tenang menawarkan perpaduan unik antara kafe modern berkelas dan toko-toko nostalgia dari tahun 1960an-70an, seperti penggilingan padi tradisional dan tempat pangkas rambut.

Bacaan Lainnya
Suasana Kota Seoul, Korsel. (Cond Nat Traveler)

Baeksasil Valley yang tenang menarik wisatawan untuk meninggalkan hiruk-pikuk kota dan membenamkan diri dalam peristirahatan alami yang menyegarkan, dengan air yang masih alami dan hutan yang terjaga dengan baik. Pecinta sastra dapat menjelajahi Seongbuk-dong, tempat kediaman Hanok yang bersejarah bagi para penulis terkenal Korea sejak tahun 1930-an.

3. Kepulauan Perhentian, Malaysia

Melarikan diri ke Kepulauan Perhentian, surga pantai klasik Malaysia di pesisir Terengganu, yang menawarkan pesona tropis nan tenang, dimana air jernih bertemu dengan pantai berpasir lembut. Perhentian Kecil dan Perhentian Besar merupakan tempat ideal untuk bersantai dan menikmati petualangan akuatik, seperti snorkeling dan menyelam di tengah terumbu karang yang penuh warna.

Pulau Perhentian Malaysia. (Tripadvisor)

Rasakan daya tarik yang belum tersentuh dari Adam & Hawa Beach di Perhentian Kecil, yang hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki melintasi lanskap yang rimbun. Di tempat terpencil ini, jalin kembali hubungan dengan kemegahan alam dalam kedamaian yang tak terusik.

4. Tokyo, Jepang

Sebagai kota besar yang ramai dan menjadi destinasi utama dunia, Tokyo dikenal sebagai kota yang tidak mungkin dijelajahi dalam satu kali perjalanan. Itulah mengapa Anda sebaiknya menikmati perjalanan di kota ini secara perlahan dan meluangkan waktu untuk menikmati kesenangan-kesenangan kecil di ibu kota Jepang ini.

Panorama Tokyo. (Istock)

Rasakan pesona Tokyo layaknya penduduk lokal dengan berjalan-jalan di beberapa lingkungan yang kurang terkenal, seperti Shimokitazawa untuk berbelanja barang antik, Yanaka untuk suasana tradisional, dan lingkungan bohemian Koenji untuk menikmati musik alternatif dan punk rock. Lalu, akhiri hari dengan menikmati koktail rumahan di sebuah gang kecil di Sangenjaya.

Pos terkait