Nenek Nasikah dan Surat Tak Bertuan: Ketika Anak ‘Lupa Jalan Pulang’

Viral di TikTok, dua anak kandung dinarasikan buang ibunya ke panti. |TikTok @AriefCamra
Bukan cuma tubuh yang dititipkan. Dalam kasus Nenek Nasikah, yang ditinggalkan adalah harapan, doa, dan hak seorang ibu untuk dimuliakan di akhir hayatnya.

__________

Sebuah kisah ‘mengandung bawang’  mengundang simpati warganet setelah video seorang nenek renta bernama Nasikah (74 tahun) asal Sidoarjo, Jawa Timur, viral di TikTok. Ia dititipkan ke panti jompo Griya Lansia Husnul Khatimah, Sidoarjo oleh dua anak kandungnya, SF dan R. Mirisnya, kedua anak tersebut menandatangani surat bermaterai yang berisi pernyataan bahwa mereka tidak ingin dihubungi lagi, bahkan jika sang ibu meninggal dunia.

Kisah ini pertama kali diungkap oleh Arief Camra, Ketua Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah, dalam unggahan TikTok yang menyita perhatian ribuan orang. Dalam video berdurasi singkat itu, Arief duduk di samping Nenek Nasikah yang mengenakan jilbab ungu. Dengan suara bergetar, Arief menyampaikan:

“Dua anak kandung buang ibunya ke Griya Lansia. Sidoarjo, Jumat 27 Juni 2025. Jangan nangis dengan berita ini. Dalam draft yang ditandatangani, jika beliau ini tutup usia, maka dua anaknya nggak perlu dikabari.”

Bacaan Lainnya

Publik pun dibuat geram. Warganet ramai-ramai menghujat dan mengkritik keras tindakan keduanya yang dinilai tak berperikemanusiaan.

Bagaimana mungkin seorang ibu yang telah mengandung, melahirkan, dan membesarkan anak-anaknya sendiri, justru diakhiri masa tuanya dengan penolakan total dari darah dagingnya?

Dalam pernyataan lanjutan, Arief menjelaskan bahwa Griya Lansia biasanya hanya menerima warga lansia yang benar-benar tak punya keluarga. Namun, dalam kasus Nasikah, pihak yayasan akhirnya luluh karena tak ada satu pun dari anak-anaknya yang mau merawat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *