PARIS – Atlet panahan Korea Selatan, Lim Sihyeon mencetak rekor dunia dengan 694 poin pada sesi pertama kualifikasi recurve putri di Olimpiade Paris 2024. Pertandingan yang digelar di Invalides Arena, Paris, pada Kamis (25/7) juga menjadi saksi kemampuan luar biasa dari tim Recurve Putri Indonesia yang lolos ke 16 besar.
Lim Sihyeon dari Korea Selatan mencetak rekor dunia baru dengan 694 poin, memimpin kualifikasi nomor recurve putri. “Ini adalah Olimpiade pertama saya, jadi saya ingin memberikan segalanya,” kata Lim seperti dilansir laman World Archery, Kamis (25/7/2024). “Saya mempersiapkan diri untuk itu. Dan kemudian saya hanya mencoba menikmatinya. Hasilnya pun mengikuti.”
Skor Lim dua poin lebih tinggi dari rekor dunia sebelumnya, 692, yang dicetak oleh Kang Chae Young pada Kejuaraan Panahan Dunia Hyundai 2019, dan 14 poin lebih tinggi dari rekor Olimpiade 680 yang dicetak oleh An San tiga tahun lalu. Dalam cuaca yang nyaris sempurna, Lim hanya kehilangan tujuh poin dari 36 anak panah pertamanya dan berada di jalur untuk menyelesaikan ronde dengan 700 anak panah. Hanya dua pemanah pria yang pernah mencapai angka signifikan tersebut. “Saya tidak melakukan persiapan yang berbeda,” tambahnya. “Tetapi ekspektasi orang-orang berbeda untuk kompetisi ini.”
Sebagai satu-satunya pemanah di skuad putri Korea yang memiliki pengalaman internasional sebelum musim ini, tekanan ada di pundak Sihyeon untuk memberikan penampilan terbaik. Ia menjawab tantangan itu sejak awal. Angin sepoi-sepoi berhembus tepat saat jeda babak pertama berakhir. Meskipun Lim tidak dapat mempertahankan kecepatannya di awal pertandingan, ia tetap memberikan penampilan yang luar biasa. “Kualifikasi hanyalah awal dari segalanya. Jadi alih-alih merasakan tekanan, saya akan mencoba untuk melewatinya, satu per satu,” ujar Sihyeon.



