Albania vs Spanyol (02:00 WIB, di StadionDüsseldorf) Albania mendapatkan suntikan semangat setelah mencetak gol penyama kedudukan yang dramatis melawan Kroasia. Meski begitu, mereka menghadapi tantangan besar saat melawan Spanyol, salah satu tim paling impresif di turnamen ini. “Kami tidak akan pernah menyerah dan akan mencoba yang terbaik saat melawan Spanyol. Saya akan menganggapnya sebagai laga final,” kata gelandang Qazim Laçi.
Spanyol telah mengamankan posisi sebagai juara Grup B dengan dua penampilan gemilang dan akan berusaha menjaga momentum menjelang babak 16 besar. Pelatih Luis de la Fuente mengisyaratkan akan melakukan rotasi pemain, namun tetap menekankan pentingnya mempertahankan performa. “Di akhir musim, para pemain sangat lelah dan kesempatan untuk mengistirahatkan pemain merupakan nilai tambah. Namun kami bermain dengan rasa lapar di sini [melawan Italia] dan kami akan melakukannya saat bertemu Albania juga,” ujarnya.
Statistik kunci: Spanyol telah memenangkan ketujuh pertemuan kompetitif mereka melawan Albania, mencetak 29 gol dan hanya kebobolan dua gol.
Dua pertandingan ini dipastikan akan menyajikan aksi menarik dan dramatis. Semua mata akan tertuju ke Leipzig dan Düsseldorf untuk menyaksikan bagaimana nasib tim-tim ini ditentukan. Akankah Kroasia dan Albania mampu menciptakan kejutan, atau Italia dan Spanyol yang akan melenggang mulus ke 18 besar?


