Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuat gebrakan! BRIN jika tidak ada aral melintang resmi mengukuhkan empat profesor riset baru yang membawa inovasi di berbagai bidang, Rabu (11/12).
Acara ini rencananya digelar di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta. Keempat peneliti ini berasal dari bidang mikrobiologi laut, teknik otomotif, teknologi pengolahan data satelit, hingga nanoteknologi.
Siapa saja mereka? Ada Ocky Karna Radjasa dari Pusat Riset Laut Dalam, Yanuandri Putrasari dari Pusat Riset Mekatronika Cerdas, Danang Surya Candra dari Pusat Riset Geoinformatika, dan Andri Hardiansyah dari Pusat Riset Sistem Nanoteknologi. Selain dikukuhkan, mereka juga memaparkan orasi ilmiah yang penuh dengan ide-ide segar dan inovatif.
Laut Dalam dan Mikroorganisme: Ocky Karna Radjasa
Dalam orasi bertajuk “Re-orientasi Riset Bioprospeksi Mikroorganisme Laut Indonesia: dari Laut Dangkal Menuju Laut Dalam Berbasis Genom”, Ocky membahas potensi besar mikroorganisme laut Indonesia. Dengan 68% wilayah Indonesia adalah laut dalam, riset ini fokus pada mikroorganisme ekstremofil yang mampu menghasilkan metabolit sekunder bernilai tinggi.
“Lewat pendekatan yang menggabungkan kultur mikroba, penambangan genom, dan biologi sintetis, kita bisa menemukan senyawa baru tanpa merusak ekosistem,” ujar Ocky. Riset ini, katanya, tak hanya berkontribusi pada ilmu pengetahuan, tapi juga menguatkan posisi Indonesia di panggung bioprospeksi global.
Kendaraan Ramah Lingkungan: Yanuandri Putrasari
Yanuandri mengangkat isu lingkungan dengan orasinya, “Implementasi Kontrol Injeksi Bahan Bakar Alternatif untuk Mendukung Program Net Zero Emission”. Inovasinya fokus pada optimalisasi kontrol bahan bakar alternatif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
“Indonesia punya banyak sumber bahan bakar alternatif. Teknologi ini memastikan penggunaannya tepat guna, sekaligus mendukung target net zero emission,” tegas Yanuandri. Teknologi injeksi yang ia kembangkan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan berpotensi mempercepat transisi energi di sektor otomotif.
Teknologi Satelit: Danang Surya Candra
Danang membawa orasi bertema “Kontribusi Citra Satelit Multi-Resolusi Tutupan Awan Minimum Akurasi Tinggi untuk Mendukung Ketersediaan Data Siap Pakai di Indonesia”. Fokusnya adalah pengolahan citra satelit dengan AI untuk deteksi awan yang lebih presisi.

