JAKARTA — Graham Arnold mengundurkan diri sebagai pelatih kepala timnas Australia, hanya tiga minggu jelang laga kualifikasi Piala Dunia krusial melawan Cina dan Jepang. Keputusan ini muncul setelah start buruk the Socceroos di putaran ketiga, di mana mereka hanya meraih satu poin dari dua pertandingan pembuka melawan Bahrain dan Indonesia.
Dilansir ABC, kekalahan mengejutkan 1-0 dari Bahrain adalah tamparan keras sekaligus catatan buruk sebagai kekalahan kedua di kandang sejak 1981. Ditambah lagi hasil imbang 0-0 melawan Indonesia, tim yang menempati peringkat 129 dunia.
Kritik pun mengalir deras. Arnold merasa sudah saatnya untuk pergi dan “memikirkan banyak hal.” Socceroos saat ini terdampar di posisi kelima Grup C. Keputusan Graham Arnold mengguncang Australia yang akan menghadapi China dan Jepang, Oktober 2024 nanti.
Hanya dua tim teratas yang akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, sementara posisi ketiga dan keempat masih berpeluang lewat babak tambahan.
Meskipun CEO Football Australia, James Johnson, memberi dukungan penuh kepada Arnold, pelatih berusia 61 tahun ini menganggap mundur adalah langkah terbaik untuk tim dan negara.
Dalam pernyataannya, Arnold mengungkapkan rasa bangganya memimpin Socceroos, mengukir sejarah dan mengembangkan bakat-bakat baru.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang, terutama keluarga sepak bola Australia, yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini selama enam tahun terakhir,” tuturnya.
Tersingkir dari Piala Asia
Sejak menjabat pada 2018, Arnold membawa Socceroos mencapai prestasi terbaik di Piala Dunia pria, menyingkirkan Denmark dan Tunisia di grup, sebelum kalah tipis dari juara bertahan Argentina di babak 16 besar. Namun, hasil kualifikasi yang mengecewakan dan dua kali tersingkir di perempat final Piala Asia mengakibatkan tekanan yang terus meningkat.
Setelah perjuangan berat di tahun 2022, di mana Socceroos nyaris tersisih, Arnold diberi kontrak baru selama empat tahun pasca penampilan di Qatar. Dia bahkan menolak tawaran melatih di level klub demi menuntun Australia ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Arnold meninggalkan kursi pelatih sebagai yang terlama dalam sejarah Socceroos, mengawasi program senior dan U-23 serta memperkenalkan generasi baru pemain. James Johnson mengucapkan terima kasih atas kontribusinya yang luar biasa, menyebutnya sebagai akhir dari sebuah era bagi sepak bola Australia.
“Kontribusinya dapat dilihat oleh semua orang. Kami akan segera mencari pelatih kepala baru untuk memastikan kesinambungan dan stabilitas tim,” ujarnya.





