Emas Pecahkan Rekor, Gen Z Pilih ‘Smart Romance’

Di tengah rekor harga emas yang menyentuh Rp3,26 juta per gram, generasi muda mengubah makna Valentine. Bukan sekadar simbol cinta sesaat, logam mulia menjadi representasi komitmen yang rasional di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. “Smart Romance” lahir dari pertemuan antara perasaan dan perhitungan.
Harga emas Antam sentuh Rp3,26 juta per gram jelang Valentine.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menutup perdagangan Jumat (13/2/2026) di level tertinggi sepanjang sejarah, Rp3.260.000 per gram.

Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Selat Hormuz dan kekhawatiran inflasi global. Investor global beralih ke aset lindung nilai menjelang akhir pekan.

Rekor Harga dan Efek Geopolitik

Kenaikan harga emas mencerminkan meningkatnya permintaan safe haven. Pasar global merespons laporan eskalasi militer di Timur Tengah dengan aksi jual aset berisiko.

Ariston Tjendra, pengamat pasar uang, mengatakan sentimen “war premium” sedang menguat.

Bacaan Lainnya

“Investor cenderung mengurangi risiko sebelum akhir pekan. Kekhawatiran eskalasi mendadak saat pasar tutup membuat emas menjadi pilihan lindung nilai,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Kenaikan harga ini juga dipicu pelemahan sejumlah mata uang regional dan ekspektasi kebijakan suku bunga global yang masih ketat.

Pergeseran Tren Valentine

Di Butik Emas Antam Pulo Gadung dan Sarinah, antrean pembeli terlihat didominasi pasangan muda. Varian gift series 0,5 gram dilaporkan cepat habis.

Harga sekitar Rp1,7 juta untuk 0,5 gram dinilai setara dengan biaya makan malam fine dining di Jakarta Selatan. Sejumlah pembeli menyebut emas lebih rasional dibanding hadiah konsumtif.

Kevin (24), salah satu pembeli, mengaku memilih emas sebagai simbol komitmen. “Kalau butuh dana mendadak, bisa dijual lagi. Jadi bukan cuma simbolis,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *