“MES seharusnya menjadi jembatan antara ulama, pengusaha, dan regulator. Tapi dua tahun terakhir peran itu seperti tenggelam. Dunia sedang bergerak ke ekonomi halal, dan Indonesia harus jadi pemain utama, bukan penonton,” pungkasnya.
Tim 9 Penyelamat MES beranggotakan sembilan tokoh aktif MES dari berbagai wilayah, yakni Babun Suharto (Jember), Djafar Muhtar Asiari (Gorontalo), Heru Hidayat (Kalimantan Tengah), Pinto Wahyudi (Bali), Awaludin Razab (Kalimantan Barat), M. Irkham Fukhurudin (Kendal), Harry Maksum (Jawa Barat), Evan Setiawan (Bengkulu), dan Ahmad Wira (Sumatra Barat).
Pihak Erick Thohir Bantah Vakum
Menanggapi desakan itu, pihak Dewan Pengurus Pusat (DPP) MES membantah tudingan vakum. Juru bicara MES Pusat, Ahmad Rizal, menegaskan bahwa kepengurusan di bawah Erick Thohir masih berjalan dan sedang dalam proses konsolidasi nasional.
“Tidak benar kalau dikatakan vakum. Kepengurusan MES periode 2023–2027 sedang fokus menyusun peta jalan ekonomi syariah nasional bersama KNEKS dan sejumlah lembaga keuangan syariah,” kata Rizal secara terpisah, Senin (13/10).
Ia menambahkan, Erick Thohir baru saja memimpin rapat internal pada September lalu untuk menyiapkan program percepatan digitalisasi ekonomi syariah di 12 provinsi.
“Justru saat ini MES sedang berbenah dan memperkuat peran strategisnya, terutama untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di daerah,” ujar Rizal.
Rizal juga menyebut rencana munaslub belum dibahas secara resmi dan menegaskan bahwa setiap keputusan harus mengacu pada AD/ART organisasi.
“Kalau ada aspirasi, tentu akan kami tampung. Tapi mekanisme pergantian kepemimpinan tidak bisa dilakukan secara sepihak. Semua harus sesuai prosedur,” ucapnya.
Ia menilai, perbedaan pandangan adalah hal wajar dalam organisasi besar seperti MES, selama tetap mengedepankan musyawarah dan kepentingan bersama.
“Pak Erick tetap berkomitmen membesarkan MES dan menjaga semangat kolaborasi antara ulama, akademisi, dan pelaku usaha. Jadi, tidak ada yang vakum. Yang ada, proses penyesuaian,” tutup Rizal. ***





