Monumen Patung Dirgantara—yang lebih dikenal dengan Patung Pancoran—berdiri gagah namun menyimpan luka. Patung ini dibangun — baca selengkapnya
Rasio utang luar negeri Indonesia 29,9 persen dari PDB, jauh di bawah ambang krisis Sri Lanka, tapi ekonom menunjuk indikator lain yang memerah.
Headline
Kategori: Wawasan
Memperluas Khazanah Pengetahuan Umum, Biar Enggak Gagal Paham
Sukarno dan Khruschev (4): Stadion Utama GBK Berdiri setelah Bung Karno Meluluhkan Khrushchev
Tahun 1960, Khruhschev berkunjung ke Indonesia. Rupanya kunjungan itu meninggalkan kesan mendalam pada tokoh Soviet — baca selengkapnya
Sukarno dan Khrushchev (3): Makam Imam Bukhari, Jejak Sukarno yang Masih Tertapak di Uzbekistan
Hubungan Sukarno dengan Uni Soviet dan negara-negara yang dinaunginya sebenarnya terjalin sejak lama—jauh sebelum Nikita — baca selengkapnya
Sukarno dan Khrushchev (2): Ada ‘Aroma’ Soviet di Tugu Monas
Jejak romantika Indonesia-Uni Soviet di masa lalu tak hanya terekam oleh patung kosmonot Uni Soviet, — baca selengkapnya
Sukarno dan Khrushchev (1): Beda Ideologi namun Satu Hati
Adalah sesuatu yang wajar bila Pemerintah Rusia—yang merupakan representasi Uni Soviet pada masa kini—sangat menghormati — baca selengkapnya
Mitos Presiden RI Lengser setelah Kunjungi Kediri Tak Berlaku bagi Sukarno
Menurut mitos yang dipercaya sebagian orang Indonesia, Kediri adalah ‘pantangan’ bagi Presiden Republik Indonesia (RI) — baca selengkapnya
Bung Karno Keturunan “Sultan Kediri”
Sukarno mengklaim bahwa dirinya adalah keturunan Sultan Kediri. Kendati banyak perdebatan tentang pernyataannya itu, banyak — baca selengkapnya
Brasilia Menginspirasi Sukarno untuk Memindahkan Ibu Kota Negara
Brasilia, Ibukota Brasil, menghadirkan menginspirasi bagi Sukarno. Keindahan kota yang mulai dibangun tahun 1957 itu — baca selengkapnya
Sukarno adalah Presiden Pertama di Dunia yang Punya Helikopter Kepresidenan
Ternyata, Presiden Pertama Republik Indonesia Sukarno adalah presiden pertama yang memiliki helikopter kepresidenan. Pada — baca selengkapnya
Mengenang Benteng Ekonomi Sukarno: Yang Kokoh, Namun Dilupakan Kini
Bung Karno mempelajari bagaimana Amerika membangun kerajaan minyaknya. Ia lalu merancang strategi untuk membendungnya. Ia tak sudi Indonesia menjadi persemakmuran minyak di bawah telapak kaki Paman Sam.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









