Beras Premium Bulog Rp14.900 per Kilogram, Tersedia di Empat Pasar Surabaya

Beras premium
Distribusi beras premium di Surabaya. (Dinkominfo Surabaya)

Pemkot Surabaya menyebut beras premium Bulog sebagai alternatif bagi warga di tengah kenaikan harga. Pasokannya mencapai 5 ton per bulan dan tersedia melalui pasar tradisional serta ritel modern.

KOSONGSATU.ID — Beras premium Bulog dijual dengan harga Rp14.900 per kilogram di Surabaya. Pemerintah kota menyebut harga tersebut sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, pemkot berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi. Pemantauan mencakup stok, harga, dan lokasi penjualan.

“Pemkot Surabaya juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan distribusi di lapangan sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan dan ketersediaan beras bagi masyarakat,” kata Nanik, dikutip Jumat (9/10/2026).

Bacaan Lainnya

Di mana warga bisa membeli?

Bulog Cabang Surabaya menyediakan beras premium sebanyak 5 ton per bulan untuk wilayah Surabaya. Beras tersebut disalurkan melalui pasar tradisional dan jaringan ritel modern.

Di pasar tradisional, lokasi penjualannya antara lain Pasar Soponyono, Pasar Wonokromo, Pasar Genteng, dan Pasar Pucang.

Pemkot juga menginformasikan lokasi penjualan agar masyarakat dapat memperoleh beras tersebut.

Alternatif untuk menyesuaikan pengeluaran

Menurut Nanik, beras premium Bulog dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menyesuaikan pengeluaran tanpa beralih dari beras premium.

“Di tengah meningkatnya harga beras premium, masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan alternatif beras premium Bulog yang dapat menjadi pilihan dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Nanik menyatakan beras tersebut memenuhi standar kualitas untuk konsumsi sehari-hari. Ia mengajak masyarakat mempertimbangkan mutu beras, selain harga, ketika membeli.

“Pilihan beras yang berkualitas tidak selalu harus berasal dari produk dengan harga tertinggi,” ujarnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan