Iran menolak melanjutkan negosiasi nuklir dengan AS usai serangan yang menewaskan Ali Khamenei. Ali Larijani menegaskan tak ada lagi ruang dialog dan disebut menguat di pusat kekuasaan Teheran.
Penulis: Andreansyah Firdaus
Dubes Iran di Jakarta Sebut 555 Warga Tewas, 200 Anak Jadi Korban Serangan AS-Israel
Dubes Iran di Jakarta menyebut 555 warga sipil tewas akibat serangan AS-Israel, termasuk 200 anak-anak, dan menilai aksi itu mengabaikan diplomasi.
Iran Klaim 6 Perwira Senior CIA Tewas
Iran mengklaim enam perwira CIA tewas dan 560 personel AS jadi korban serangan. Pentagon hanya mengakui tiga tentara yang jadi korban sejak konflik dimulai.
Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung Usai Ali Khamenei Gugur
Iran menetapkan 40 hari berkabung setelah Ali Khamenei wafat akibat serangan udara di Teheran. Pemerintah mengaktifkan transisi kekuasaan dan memperketat keamanan nasional.
Serangan Dini Hari AS–Israel ke Iran Lumpuhkan Jalur Udara Timur Tengah
Serangan dini hari AS–Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 memicu penutupan ruang udara di Timur Tengah dan pembatalan ratusan penerbangan internasional.
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS, Teluk Membara!
Iran meluncurkan rudal ke pangkalan AS di Teluk sebagai balasan atas serangan Israel dan Amerika ke Teheran, memicu eskalasi konflik terbuka di Timur Tengah.
Ledakan Guncang Teheran, AS–Israel Akui Operasi Militer Gabungan ke Iran
Ledakan mengguncang Teheran pada 28 Februari 2026. AS dan Israel mengakui operasi militer gabungan terhadap Iran. Iran siapkan balasan, wilayah udara ditutup, ketegangan Timur Tengah melonjak.
Jet Pakistan Menggila, Taliban Mendadak Minta Damai
Taliban membuka peluang dialog setelah Pakistan membombardir Kabul dan kota besar lain. Islamabad menyebut konflik telah memasuki fase perang terbuka di perbatasan Afghanistan.
Utang Global Tembus Rekor Baru
Utang global tembus Rp5.818 kuadriliun, didorong AS dan China. IIF memperingatkan risiko stabilitas ekonomi dunia.
Menkeu Purbaya: Alumni LPDP Banggakan Anak Jadi WNA Bisa Menyesal 20 Tahun Lagi
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merespons polemik alumni LPDP yang banggakan anaknya jadi WNA. Pemerintah mengancam pengembalian dana dan blacklist jabatan negara.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









