Lima Bandara Dibuka, 341 Ribu Penumpang Terdampak

Dokumentasi penumpukan calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. (Getty Images)

Soekarno-Hatta dan empat bandara lain kembali beroperasi Selasa pagi. Jadwal belum sepenuhnya pulih karena 178 pesawat harus diperiksa dan dua bandara di Lampung masih ditutup.

Lima bandar udara kembali melayani penerbangan pada Selasa, 8 September 2026, setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjauh dari kawasan bandara.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara dibuka mulai pukul 00.01 WIB. Bandara Budiarto di Curug dan Pondok Cabe menyusul pukul 02.25 WIB.

Pembukaan dilakukan setelah pemeriksaan landasan, apron, ruang udara, dan pesawat menunjukkan kondisi yang memungkinkan penerbangan dilanjutkan. Perubahan arah angin juga dilaporkan membawa abu menjauh.

Bacaan Lainnya

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pembukaan kembali tidak berarti seluruh penerbangan langsung berjalan sesuai jadwal. Maskapai masih harus memeriksa pesawat dan menyusun ulang rotasi yang terganggu sejak Minggu.

Sebanyak 178 pesawat tercatat berada di Bandara Soekarno-Hatta ketika operasional dihentikan. Setiap pesawat perlu diperiksa untuk memastikan abu vulkanik tidak mengganggu mesin, sensor, atau komponen lain.

Hampir 3.000 Penerbangan Terganggu

Kementerian Perhubungan mencatat 2.961 penerbangan terdampak hingga Senin sore, 7 September 2026. Jumlah itu terdiri atas 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional. Sekitar 341 ribu penumpang terkena dampak berupa pembatalan, penundaan, atau pengalihan.

Angka itu merupakan akumulasi gangguan di sejumlah bandara, bukan jumlah penerbangan yang seluruhnya dibatalkan. Pemerintah belum merinci berapa yang batal, ditunda, dijadwalkan ulang, atau dialihkan.

Di Bandara Soekarno-Hatta saja, 624 rencana penerbangan terdampak pada Senin: 461 domestik, 156 internasional, dan tujuh kargo, dengan sekitar 75.236 calon penumpang.

Dari delapan bandara yang sempat ditutup, Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam telah beroperasi pada Senin. Dua bandara di Lampung—Radin Inten II dan Muhammad Taufiq Kiemas—masih ditutup sambil menunggu hasil pemeriksaan abu dan ruang udara.

Kementerian Perhubungan meminta maskapai memberi pilihan penjadwalan ulang atau pengembalian biaya tiket. Hingga Senin pagi, kementerian belum menerima rekap maskapai mengenai jumlah permohonan dan nilai pengembalian dana yang telah diproses.

Status Gunung Tetap Siaga

Badan Geologi menyatakan erupsi menerus Anak Krakatau yang berlangsung sekitar 25 jam telah berakhir. Aktivitas gunung masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Berakhirnya erupsi menerus tidak otomatis menjamin ruang udara bebas abu. Material vulkanik yang telah terlontar masih dapat berpindah mengikuti arah angin.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan