Spanyol menggapai final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal di Dallas Stadium, Rabu (15/7) pagi WIB. Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro menjadi aktor kemenangan La Roja yang tampil disiplin sekaligus efektif sepanjang pertandingan.
Hasil tersebut membawa Spanyol tinggal selangkah lagi menuju gelar juara dunia kedua setelah sukses mengangkat trofi pada edisi 2010. Di partai final, tim besutan Luis de la Fuente akan menghadapi pemenang laga Inggris versus Argentina yang digelar Kamis (16/7) dini hari WIB.
Sejak menit awal, duel berlangsung dalam tempo tinggi. Prancis sempat lebih banyak menguasai bola dan mengandalkan kecepatan Kylian Mbappe di lini depan. Namun, Spanyol mampu meredam setiap ancaman melalui organisasi pertahanan yang solid.
Momentum pertandingan datang pada menit ke-22. Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Oyarzabal yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Spanyol unggul 1-0.
Gol tersebut mempertegas ketajaman penyerang Real Sociedad itu. Oyarzabal kini telah mengoleksi 18 gol dalam 20 penampilan terakhir bersama tim nasional. Torehan itu sekaligus mengantarkannya menembus 30 gol untuk Spanyol, bergabung dalam daftar elite pencetak gol bersama David Villa, Raul, Fernando Torres, Alvaro Morata, dan David Silva.
Prancis berupaya meningkatkan intensitas serangan selepas turun minum. Namun, justru Spanyol yang kembali menghukum lawannya. Berawal dari kombinasi cepat dengan Dani Olmo, Pedro Porro melepaskan tendangan mendatar ke sudut bawah gawang yang gagal dijangkau Mike Maignan. Skor berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga laga usai.
Selain produktif di lini depan, kekuatan utama Spanyol kembali terlihat dari kokohnya pertahanan. Tim asuhan De la Fuente membukukan clean sheet keenam dari tujuh pertandingan di Piala Dunia 2026. Hingga semifinal, mereka baru kebobolan dua gol, menyamai catatan pertahanan terbaik yang pernah dibukukan tim juara dunia seperti Prancis pada 1998, Italia pada 2006, dan Spanyol pada 2010.





