Surabaya kini punya destinasi wisata baru yang memacu adrenalin: Offroad Hutan Cemara di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Pakal.
__________
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meresmikan langsung pembukaan wahana ini dan mengajak warga serta wisatawan untuk mencoba pengalaman seru ini. “Pasti ketagihan,” ujar Eri, Ahad, 29 Juni 2025.
Sensasi offroad ini bisa dinikmati semua kalangan. Tak perlu khawatir, pemula akan didampingi anggota komunitas Indonesia Offroad Federation (IOF). Fasilitas lengkap disiapkan, mulai dari kamar mandi bersih, ruang ganti, hingga asuransi untuk tiap aktivitas.
Setelah menjajal lintasan, pengunjung bisa langsung menikmati makanan di area khusus. Bahkan tersedia tempat untuk barbeque ikan. Semua sudah termasuk dalam paket wisata.
Wisata ini, kata Eri, hasil kolaborasi antara pemerintah dan komunitas. Pengelolaannya diserahkan sepenuhnya ke IOF Surabaya, bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). “Kalau komunitas yang pegang, pasti lebih kreatif,” tegasnya.
Kepala DKPP, Antiek Sugiharti, menambahkan wisata ini akan beroperasi setiap Sabtu, Ahad, dan hari libur nasional, dari pukul 08.00 hingga sore hari. Dalam sehari, tersedia tiga sesi trip.
Pengunjung bisa mendaftar daring lewat laman resmi: dkpp.surabaya.go.id/offroadhutancemarapakal. Tarif bervariasi. Untuk pengunjung dengan mobil pribadi, harga mulai Rp120.000. Bila memakai mobil pengelola, tarifnya Rp235.000.
Ada dua jalur yang bisa dipilih: jalur “Fun” untuk keluarga dan “Adventure” untuk tantangan ekstra.
Di luar offroad, pengunjung bisa menjelajah Tahura Pakal, mencicipi kuliner, atau berkemah. Biaya masuknya hanya Rp5.000 per orang.
Ketua IOF Surabaya, Sutopo, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemkot. Ia memastikan seluruh kendaraan sudah sesuai regulasi dan dilindungi asuransi dari Jasa Raharja Putera. “Pengunjung bisa tenang, semua sudah aman,” ujarnya.***





