Indonesia kembali dibuat bangga ketika sate ayam Ponorogo masuk ke dalam daftar 50 Best Chicken Dishes versi TasteAtlas. Dalam daftar yang dirilis baru-baru ini, sate Ponorogo berhasil menempati posisi 27 sebagai salah satu hidangan ayam terlezat dunia.
Ini adalah pencapaian yang membanggakan, mengingat hidangan ini tidak sepopuler ayam goreng atau ayam penyet yang sudah lebih dikenal di kancah internasional.
TasteAtlas, situs kuliner ternama yang sering merilis daftar hidangan terenak di dunia, baru saja mengumumkan daftar menu olahan ayam terbaik dari berbagai negara. Dari lima hidangan Indonesia yang masuk, sate Ponorogo menonjol karena keunikan dan cita rasanya yang khas. Selain sate Ponorogo, ada juga ayam goreng di posisi 7, nasi goreng ayam di urutan 12, ayam penyet di posisi 35, dan opor ayam yang juga berada di urutan 35.
Sate Ponorogo, yang berasal dari Desa Purbosuman, Ponorogo, Jawa Timur, memiliki ciri khas potongan daging ayam yang tebal, panjang, dan tanpa lemak. Daging ayam tersebut dipadukan dengan saus kacang yang kental, memberikan rasa gurih dan lezat. Keunikan lainnya adalah cara pemotongan daging ayam yang tidak persegi seperti sate pada umumnya, melainkan dipotong melintang. Hal ini membuat sate Ponorogo memiliki bentuk yang pipih, memberikan sensasi berbeda saat dinikmati.
Menurut buku Makanan Tradisional Indonesia Seri 1 karya Eni Harmayani dkk, sate Ponorogo pertama kali diperkenalkan oleh Bapak Bagong pada tahun 1970. Bermula di Desa Purbosuman, sate ini kemudian berkembang pesat pada tahun 1990-an dan menyebar ke berbagai daerah, termasuk Banten.
Meski tak sepopuler sate Madura atau sate Padang, sate Ponorogo tak kalah lezat. Keberhasilannya masuk dalam daftar hidangan ayam terlezat dunia semakin menegaskan bahwa sate khas Jawa Timur ini patut diperhitungkan dalam dunia kuliner internasional.***





