Shiddiq di Saat Krisis: Ketika Jujur Jadi Pilihan Terberat

Menjelang Hari Shiddiqiyyah, ilustrasi ini mengingatkan: krisis akan berlalu, tetapi jejak kejujuran—atau kebohongan—akan tinggal lebih lama dalam ingatan sosial.
Jejak yang Tertinggal

Krisis ekonomi akan berlalu, seperti fase-fase sebelumnya. Namun jejak kejujuran dan kebohongan akan tertinggal lebih lama dalam ingatan sosial.

Shiddiq di masa krisis bukan tentang menjadi suci. Ia tentang menolak ikut merusak masa depan bersama demi keselamatan sesaat. Dan mungkin, justru di saat paling sulit inilah, kejujuran menemukan bentuknya yang paling nyata.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *