“Untuk penelitian selanjutnya, perlu kajian farmakoekonomi. ‘Apakah dengan bentuk sediaan jamu cukup efektif atau ekonomis dibanding dengan obat kimia yang sudah ada?’. Perlu pula perbaikan metodologi, agar menghasilkan penelitian yang lebih baik lagi. Serta, pentingnya kolaborasi dengan industri atau BPOM agar hilirisasi lebih baik dan produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.mg05
Prof. Dr. Rr Eko Susetyarini, M.Si, (kanan) dosen Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Bersama Tim mengeksplorasi potensi ekstrak daun kembang bulan (Tithonia diversifolia) sebagai alternatif pengobatan Diabetes.
___FOTO: Ilustrasi Canva

