Diteror Virus Hanta, Kapal Pesiar MV Hondius Terisolasi di Tengah Laut

wabah virus hanta
Kapal pesiar MV Hondius diteror wabah virus hanta. --Foto: cruisemapper, Infografik dibuat Gemini.

Sebelumnya, otoritas Tanjung Verde menolak mengizinkan kapal berbendera Belanda itu berlabuh sebagai langkah pencegahan.

WHO: Risiko ke Publik Rendah

Virus hanta dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat dan berpotensi fatal. Penularan umumnya terjadi ketika manusia menghirup partikel dari kotoran, air liur, atau urin hewan pengerat yang terinfeksi yang terbawa udara.

Meski demikian, penularan antarmanusia sangat jarang terjadi, sehingga WHO menilai risiko terhadap masyarakat umum masih rendah dan belum ada alasan untuk memberlakukan pembatasan perjalanan.

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini belum tersedia pengobatan spesifik untuk virus hanta. Penanganan medis umumnya berupa perawatan suportif, termasuk bantuan ventilator pada kasus berat.

Namun, masa inkubasi virus yang dapat berlangsung selama beberapa pekan membuat situasi di atas kapal tetap rawan, karena sebagian orang mungkin telah terpapar tetapi belum menunjukkan gejala.

Di tengah situasi tersebut, kepanikan mulai terasa di kalangan penumpang. “Kami bukan sekadar berita utama. Kami adalah manusia dengan keluarga, dengan kehidupan, dengan orang-orang yang menunggu kami di rumah,” kata Jake Rosmarin, blogger perjalanan asal Amerika Serikat, sambil menangis dalam video yang diunggah dari atas kapal.

“Ada banyak ketidakpastian, dan itulah bagian tersulitnya,” ujarnya.***

Pos terkait