Muhammadiyah tengah menyiapkan kompleks venue megah untuk penyelenggaraan Muktamar ke-49 2027 di Sumatera Utara. Berbeda dengan muktamar sebelumnya yang identik penggunaan tenda raksasa, Muhammadiyah kali ini membangun gedung permanen senilai Rp235 miliar .
Pusat kegiatan Muktamar Muhammadiyah itu berada di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dan akan menjadi bagian dari pengembangan kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Rektor UMSU, Prof. Akrim, mengatakan pembangunan Auditorium Berkemajuan sebagai venue utama Muktamar Muhammadiyah saat ini telah mencapai progres 56 persen.
“Insyaallah paling lama September 2026 sudah selesai,” kata Akrim dalam Resepsi Milad Aisyiyah di Kampus Utama UMSU, Kota Medan, dikutip Selasa (7/7/2026).
Auditorium Berkemajuan Berkapasitas 7.500 Orang
Auditorium Berkemajuan dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp235 miliar dan akan menjadi salah satu gedung terbesar yang dimiliki Muhammadiyah.
Gedung ini dirancang mampu menampung hingga 7.500 orang. Selain itu, di kawasan yang sama juga dibangun Sport Hall Walidah berkapasitas 2.500 orang dan Masjid KH Ahmad Dahlan yang mampu menampung sekitar 1.500 hingga 2.500 jamaah.
“Ini akan menjadi kebanggaan Muhammadiyah,” ujar Akrim.
Menurutnya, seluruh fasilitas tersebut tidak hanya dipersiapkan untuk Muktamar ke-49, tetapi juga akan menjadi aset jangka panjang bagi pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Sumatera Utara.
Venue Muktamar Aisyiyah Selesai Lebih Dulu
Sementara itu, pembangunan Sport Hall Walidah yang akan menjadi venue utama Muktamar ke-49 Aisyiyah telah mencapai progres 88 persen.
Dengan perkembangan tersebut, gedung untuk Muktamar Aisyiyah dipastikan rampung lebih cepat dibandingkan Auditorium Berkemajuan.
“Maka selamat untuk ibu-ibu Aisyiyah, gedungnya lebih duluan siap dibandingkan gedung Muktamar Muhammadiyah,” kata Akrim disambut tepuk tangan hadirin.
Siap Tampung 20 Ribu Warga Muhammadiyah
Untuk menyambut Milad ke-114 Muhammadiyah, UMSU bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara berencana menggunakan Sport Hall Walidah sebagai lokasi kegiatan yang diperkirakan dihadiri 15 ribu hingga 20 ribu peserta.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya daya tampung dan kesiapan kawasan venue Muktamar Muhammadiyah yang baru.
Ke depan, kompleks Muktamar ini akan berkembang menjadi kampus terpadu UMSU yang dilengkapi dengan ruang terbuka hijau dan kawasan yang disebut “taman surga”, berisi berbagai tanaman buah seperti durian, rambutan, dan tanaman produktif lainnya.
Konsep tersebut diharapkan membuat peserta dan penggembira Muktamar merasa nyaman selama mengikuti agenda lima tahunan Muhammadiyah di Sumatera Utara.***





