Pakistan Klaim Sudah Tembak Jatuh 77 Drone India

Militer Pakistan mengklaim telah menembak puluhan drone India. Foto:Dawn News Pakistan
Ketegangan antara India dan Pakistan terus memanas. Militer Pakistan mengklaim telah menjatuhkan total 77 pesawat nirawak (drone) milik India sejauh ini. Informasi itu disampaikan media pemerintah Pakistan, PTV, Jumat, 9 Mei 2025.

__________

“Pada malam 8 Mei, Pakistan menembak jatuh 29 drone India. Sebelumnya, 48 drone sudah dihancurkan sejak semalam,” tulis PTV mengutip sumber keamanan, seperti dilansir laman Dawn. Disebutkan pula, Pakistan memberikan “respons yang tepat” terhadap agresi dari India.

Ketegangan meningkat pasca-serangan udara India dalam operasi yang dinamai Operasi Sindoor, Rabu dini hari, 7 Mei 2025, di beberapa titik di Pakistan. Juru bicara militer Pakistan (DG ISPR) menyebutkan, ada 24 serangan menggunakan berbagai jenis senjata di enam lokasi berbeda. Sebanyak 31 warga sipil Pakistan tewas, dan 57 lainnya luka-luka.

Bacaan Lainnya

Pakistan pun melakukan serangan balasan. Lima jet tempur India berhasil dijatuhkan. Selain itu, markas brigade dan pos pemeriksaan militer India di sepanjang Garis Kontrol juga dihancurkan.

DG ISPR menambahkan, sebanyak 25 drone India jatuh pada malam 7–8 Mei. Serangan itu juga menyebabkan satu warga sipil tewas dan satu lainnya luka. Empat personel militer Pakistan juga dilaporkan terluka.

Meski sempat terganggu, operasional penerbangan di Bandara Karachi kini telah kembali normal. Hal itu dikonfirmasi Otoritas Bandara Pakistan.

Ledakan keras juga terdengar dari Kota Jammu, India, Jumat, 9 Mei 2025 pagi, menyebabkan pemadaman listrik total. Beberapa jam sebelumnya, India mengklaim telah menggagalkan serangan drone Pakistan terhadap instalasi militer di perbatasan. Sumber lapangan menyebut terlihat proyektil di udara.

Times of India melaporkan ledakan serupa terjadi di Jaisalmer, Rajasthan. Pemerintah setempat langsung memutus pasokan listrik di sejumlah distrik dekat perbatasan Pakistan sebagai langkah siaga. Wilayah lainnya seperti Punjab, Chandigarh, dan Haryana juga mengalami hal serupa. Pemerintah menyebut langkah ini sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi serangan udara.

Konflik kembali memanas setelah serangan teror mematikan di Pahalgam, Kashmir, pada 22 April lalu yang menewaskan 26 orang, termasuk seorang turis asal Nepal. India menuding Pakistan sebagai dalang. Namun Islamabad membantah tuduhan tersebut.

Menurut militer Pakistan, tidak ada serangan ke stasiun militer di Jammu, Udhampur, maupun Pathankot. Pemerintah Pakistan juga menyatakan telah bertindak defensif. Menteri Informasi Pakistan dalam pernyataan kepada Al Jazeera menyebut serangan yang dilakukan negaranya sebagai balasan atas agresi drone bersenjata India yang menewaskan dua warga sipil pada Kamis (8/5).

Setidaknya 48 orang tewas sejak konflik kembali memuncak, dengan 32 korban di antaranya berasal dari Pakistan. India disebut meluncurkan rudal yang diklaim menyasar kamp-kamp militan, sedangkan Pakistan membalas dengan tembakan artileri ke sejumlah titik di sepanjang perbatasan.***

Pos terkait