Laman Geo Heritage ESDM menyebut bahwa proses pembentukan kolam di Pantai Kedung Tumpang terus berlangsung. Kedung Tumpang mengandung rekaman ilmiah, bentang alam yang spesifik dan lapisan- lapisan yang mengandung berbagai macam fosil,bermakna sebagai bukti atas peristiwa geologi penting berupa pengendapan tahap awal dari Formasi Wonosari.
Jurnal ilmiah Geologi Pangea UPN Veteran Yogyakarta (UPN) menjelaskan bahwa, Wonosari merupakan salah satu formasi yang tersingkap dengan cukup baik di daerah Wonosari, Yogyakarta. Penyebaran formasi Wonosari sampai ke Jawa Timur bagian selatan.
Para peneliti sebelumnya menggambarkan Formasi Wonosari sebagai suatu formasi berumur Miosen Tengah sampai Miosen Akhir yang disusun oleh litologi batugamping-terumbu, batugamping lempungan, batugamping tufan, batugamping pasiran, napal, batulempung hitam bergambut dan kalsirudit (Sjarifudin dan Hamidi, 1992).
Sebagai bahan informasi, Miosen adalah suatu kala pada skala waktu geologi yang berlangsung antara 23,03 hingga 5,332 juta tahun yang lalu. Seperti halnya periode geologi yang lebih tua lainnya, lapisan batuan yang membedakan awal dan akhir kala ini dapat teridentifikasi, tetapi waktu tepat awal dan akhirnya tidak dapat terlalu dipastikan.
3 Fakta Tersembunyi di Balik Keindahan Pantai Kedung Tumpang
1. Batuan:
1) Pada lokasi ini dapat dijumpai perselingan dari berbagai jenis batugamping antara lain batugamping yang mengandung aneka biota dengan permukaan yang erosif,batugamping berbutir jarang putih,batugamping berlumpur dengan laminasi, lalu batugamping dengan fragmen pasiran. Di antara batugamping tersebut terdapat sisipan lapisan tephra, dan batupasir tufan.
2) Batuan-batuan tersebut termasuk kedalam Formasi Wonosari yang berumur Miosen Tengah.
2. Fosil:
1) Fosil yang terdapat pada lokasi ini antara lain: Foraminifera bentonik besar yang terdiri dari: Flosculinela sp., Miogypsina sp., Textularia sp., Amphistegina sp., Operculina sp.
2) Koral, bivalvia, gastropoda, coelenterata, dan ekinoid. Berdasarkan kandungan foraminifera bentoniknya, batuan di lokasi ini berumur Miosen Awal hingga Miosen Tengah (Te2 – Tf1 ).
3. Bentang Alam:
Lokasi ini merupakan pantai batugamping memanjang membentuk teras pantai dengan keunikan keterdapatan lubang-lubang (pothole) yang terlihat saat surut laut. Lubang-lubang ini terisi banyak batuan dengan bentuk hampir bundar sempurna dengan rata-rata sebesar bola basket. Proses pembentukan kolam tersebut masih berlangsung.
Keindahan Pantai Kedung Tumpang, Tulungagung.___FOTO:Tripadvisor
