Doa Malam Nisfu Syaban yang pendek:
اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ ﻋَﻠَﻴْﻚَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الْخَائِفِيْنَ
Allahumma Yaa Dzal manni wala yumannu ‘alaika yaa dzal jalaali wal ikraam yaa dzal thauli wal an’aami laa ilaaha illaa anta dhahra lajiina wa jaarol mustajiiriina wama manal khaaifiin.
Artinya: “Ya Allah Tuhanku pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atasMU. Ya Allah pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah tempat bersandar. Engkaulah tempat berlindung dan pada Engkau pula tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan.”
Selain membaca Surat yasin dan doa Nisfu Syaban, dianjurkan pula memperbanyak sejumlah zikir. Dikutip dari buku ‘Keagungan Rajab & Syaban’ seperti dilansir kanal Kalam Sindonews, berikut zikir-zikirnya:
- Istighfar
Lafal istighfar yang diucapkan untuk memohon ampunan pada malam nisfu Syaban boleh dengan lafaz yang diketahui dan dihafal. Ini bacaan istighfar yang mudah dan umum. أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ Astaghfiru llâhal ‘adhzim Artinya: Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung. Atau bisa juga dengan lafaz Sayyidul Istighfar:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكُ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِن شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكِ َعَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فاَغْفِر لِيْ فَإِنهَّ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu. A’ûdzu bika min syarri mâ shana’tu. Abû’u laka bini’matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.
Artinya, “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau”.
- Selawat kepada Nabi Muhammad SAW
Tak hanya istighfar, shalawat juga dianjurkan untuk dilanggengkan pada malam nisfu Syaban. Bisa dengan bacaan selawat yang mudah berikut: اَللّـٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَـيَّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada nabi kita Muhammad.” Lafaz selawat lain yang dihafal juga bisa menjadi opsi, seperti shalawat ibrahimiyah, shalawat nariyah, shalawat munjiyat, shalawat syifa (tibbil qulub), shalawat fatih, dan jenis lainnya.
- Dua Kalimat Syahadat
Tak lupa, bacaan syahadat juga menjadi salah satu zikir utama yang bisa diperbanyak pada malam Nisfu Syaban seperti yang dikutip dari laman NU Online.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”
Demikian doa Nabi Adam AS, dan doa pendek yang bisa diamalkan pada malam Nisfu Syaban. Semoga kita mendapatkan limpahan rahmat dan ampunan Allah SWT, dengan menjalani ibadah dan memperbanyak doa di malam tersebut. Waallahu a’lam.
FOTO:CANVA