PBNU Pusatkan Apel Hari Santri 2026 di Tebuireng Jombang

Wakil Ketua Umum PBNU H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (NU Online/Suwitno)

Apel pada 22 Oktober akan diikuti pengurus wilayah dan cabang NU secara daring. PBNU juga menyiapkan resepsi di kantor PCNU Surabaya serta rangkaian kegiatan di berbagai daerah.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan memusatkan apel Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Apel dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober dan diikuti pengurus wilayah serta cabang NU melalui sambungan daring.

Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf mengatakan pemilihan Tebuireng berkaitan dengan peran pesantren dan para ulama dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Untuk Hari Santri tanggal 22 Oktober, akan dipusatkan di Tebuireng Jombang,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Resepsi digelar di Surabaya

Selain apel, PBNU menyiapkan resepsi Hari Santri di kantor cabang NU Surabaya. Lokasi tersebut memiliki nilai sejarah bagi organisasi yang berdiri pada 1926.

Gus Ipul mengatakan rangkaian peringatan juga akan digelar oleh jajaran NU di berbagai daerah. Bentuk kegiatannya disesuaikan dengan kondisi setempat.

Mengenang peran ulama

Gus Ipul mengatakan Hari Santri menjadi kesempatan untuk mengingat perjuangan ulama dan kiai dalam mempertahankan kemerdekaan. Ia menyebut pengorbanan para pendahulu perlu menjadi pelajaran bagi santri dan masyarakat.

“Bagaimana perjuangan para ulama, kiai kita dulu, untuk bisa mempertahankan kemerdekaan itu luar biasa, banyak yang dikorbankan,” ujarnya.

Ia juga mengajak santri dan warga NU menjaga serta menerapkan nilai-nilai yang diwariskan para ulama dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian Hari Santri tahun ini mencakup istigasah, pembacaan selawat, perlombaan antarsantri, apel, dan kirab. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan oleh jajaran NU di berbagai tingkatan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan