Misteri “Rambut Malaikat” yang Berjatuhan dari Langit Tahun 1959

Fenomena benda terbang asing di Kota Evora, Portugal, yang tertangkap oleh teropong bintang Dr. Jaquelin Amaral. FOTO: Dok. ICC

Dr. Amaral mengumpulkan benda itu untuk dianalisis di bawah mikroskop bersama dengan para teknisi angkatan bersenjata yang bermarkas 100 kilometer dari lokasi, yaitu Markas Sintra. Serat itu juga dianalisis oleh ilmuwan-ilmuwan dari University of Lisbon.

Pihak militer ikut tertarik karena di markasnya – yang letaknya lumayan jauh dari lintasan UFO aneh itu—ternyata juga mengalami fenomena yang sama. Banyaknya serat mirip sarang laba-laba atau kapas yang jatuh di markas angkatan udara mereka, hingga di landasan pacu bandara militer.

Menurut saksi mata waktu itu, Jenderal Tomás George Conceiςão Silva, yang ketika itu berpangkat letnan penerbang, landasan bandara militer dipenuhi oleh benda aneh tersebut. Semua pilot yang sedang menunggu instruksi untuk patroli udara ikut merasa heran.

Bacaan Lainnya

Saat diteliti secara bersama dengan Dr. Amaral, serat yang mirip benang itu diletakkan di atas kaca, di bawah mikroskop.

Berikutnya, hendak diletakkan kaca kedua diatas benda tersebut, agar objek lebih stabil. Namun, ketika hendak diletakkan di atas kaca kedua, tiba-tiba objek-objek itu terlihat sedikit bereaksi.

Setelah dilihat di bawah mikroskop, ternyata serat-serat itu seperti sekumpulan mikro organisme hidup yang bentuknya mirip seekor anak laba-laba kecil—bahkan jauh lebih kecil.

Bedanya, jika laba-laba atau binatang sejenisnya yang termasuk golongan serangga memiliki kaki-kaki yang jumlahnya enam atau delapan, organisme yang satu ini kaki-kakinya berjumlah lebih banyak dan semuanya berwarna putih.

Keanehan bentuk benda itu, setelah diletakkan di bawah mikroskop, membuat para ilmuwan papan atas di Universitas Lisbon pada masa itu merasa takjub.

Berikut penampakan gambar Angel Hair dibawah kaca mikroskop yang jatuh dari “atas langit”, tak lama setelah dua UFO melewati kota Évora, Portugal pada tanggal 2 November 1959 disiang hari:

Angle Hair ketika diteliti di bawah mikroskop. FOTO: DOK. ICC

“Saat ditindih kaca kedua, objek itu bergerak pada bagian kaki-kakinya. Sepertinya mereka ingin menahan kaca yang ada di atasnya! Ia bergerak mempertahankan diri layaknya makhluk cerdas yang secara naluri mempertahankan kehidupannya!”, teriak Dr. Amaral di ruang laboratorium saat itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *