Anak-anak sekolah dengan riang gembira ikut menangkap serat-serat tersebut, mengumpulkannya, bahkan memainkannya.
Tak hanya anak-anak, semua orang juga ingin menyentuh dan melihatnya. Mereka penasaran, serat apakah ini? Mengapa jatuh sedemikian banyaknya dari langit?

Salah satu pelajar wanita pada saat itu, yang pada tahun 2018 berusia 65 tahun, Fatima Ernesto, menyatakan, “Pada saat itu kepala sekolah (D. Amaral) langsung memperingatkan seluruh siswa agar jangan menyentuhnya, jangan menciumnya, apalagi untuk dibawah pulang. Lalu mereka semua disuruh masuk ke dalam kelas.”

Para siswa menuruti imbauan kepala sekolahnya. Mereka yang tadinya ikut bermain-main dengan benda itu seketika menjadi takut dan masuk kelas.
Ketika itu tak ada satupun yang mengetahui benda berupa serat mirip sarang laba-laba itu jatuh dari mana. Apakah serat-serat mirip kapas atau sarang laba-laba tersebut jatuh dari kedua objek tak dikenal setelah melintas itu?
Tak ada juga penjelasan benda apa itu, apalagi sebuah nama. Maka, sejak itulah benda berupa serat-serat tak dikenal yang “jatuh dari langit” tersebut, dikenal dengan sebutan “Angel Hair “atau Rambut Peri (Rambut Malaikat).





