PSSI menunjuk John Herdman untuk mempercepat lompatan peringkat dan membangun budaya baru Timnas.
PSSI mengambil langkah berani saat menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Federasi tidak sekadar merekrut pelatih taktis, tetapi menghadirkan seorang pembangun budaya yang terbukti mampu mengubah wajah sepak bola sebuah negara secara radikal.
Herdman membawa rekam jejak yang nyaris tanpa preseden. Ia menjadi satu-satunya pelatih di dunia yang sukses mengantar tim nasional putra dan putri ke Piala Dunia FIFA. Bersama timnas putri Kanada, ia meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun di London 2012 dan Rio 2016. Di sektor putra, ia mengakhiri puasa 36 tahun Kanada menuju Piala Dunia Qatar 2022 sekaligus melesatkan peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke 33 dunia.
PSSI jelas ingin meniru lompatan tersebut. Federasi membaca Herdman sebagai figur yang tepat untuk mengakselerasi peringkat FIFA Indonesia sekaligus membangun fondasi jangka panjang. Pada usia 50 tahun, Herdman berada di puncak kematangan karier kepelatihannya.
Tantangan langsung menanti. Kalender Timnas Indonesia pada 2026 padat tanpa kompromi. FIFA Series pada 23–31 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi panggung perkenalan. Juni menghadirkan FIFA Match Day. Piala AFF 2026 menyusul pada 25 Juli. Jendela internasional September, Oktober, dan November menutup tahun dengan agenda penguatan peringkat dan pematangan tim.
Ujian pertama di Jakarta akan langsung mengukur sejauh mana filosofi Herdman bekerja di atas rumput Indonesia.
Pos terkait
PSSI Datangkan Cesar Meylan, Ahli Sport Science Kelas Dunia untuk Dongkrak Fisik Timnas
Gol Salto Montiel Raih Puskas Award 2025, Rizky Ridho Catat Sejarah di 10 Besar
Delegasi Tranmere Rovers Gelar Coaching Clinic untuk 200 Pemain Muda Surabaya
IOC Larang Indonesia Gelar Olimpiade, Erick Thohir: Kami Punya Alasan Kuat Tolak Atlet Israel
Erick Thohir Awalnya Bungkam Soal Pemecatan Kluivert, Lalu Beri Klarifikasi Lewat Instagram





