Heide Jadi Pahlawan Jerman
Paris Brunner mencetak dua gol, lantas mencetak gol penalti yang menentukan kemenangan Jerman saat mengalahkan Argentina, dalam laga semifinal Piala Dunia FIFA U-17.
Striker Argentina Agustin Ruberto berhasil mencetak hat-trick, namun golnya terbukti sia-sia saat Jerman menang tipis melalui adu penalti. Pemain terbaik dalam laga itu adalah kiper Jerman Konstantin Heide, yang menggagalkan dua tendangan penalti Argentina.
Jerman sepertinya lolos dalam waktu normal ketika unggul 3-2 di saat-saat terakhir pertandingan. Namun tendangan Ruberto di menit ke-97 sangat akurat sehingga membuat pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Duo Argentina, Franco Mastantuono dan Claudio Echeverri gagal mengeksekusi. Tendangan keduanya berhasil diselamatkan oleh Heide, sebelum Brunner meraih kemenangan yang mengesankan.
Jerman mencetak gol pertama dalam pertandingan ini, dengan Brunner melakukan tipuan di sisi kiri lapangan sebelum melepaskan tendangan yang melewati Jeremias Florentine dan menjebol gawang Argentina.
Argentina menyamakan kedudukan ketika Ruberto mencetak gol setelah Dylan Gorosito merebut bola dari Brunner dan memberikan umpan kepada sang pemain nomor 9.
Jika gol pertama Ruberto merupakan gol biasa, gol keduanya di waktu tambahan babak pertama merupakan gol yang sensasional. Penyerang River Plate ini mengecoh bek tengah Finn Jeltsch dengan perubahan arah yang cepat, lalu melepaskan tendangan ke pojok atas gawang.
Jerman memulai babak kedua dengan baik dan menyamakan kedudukan melalui gol Brunner yang luar biasa. Pemain Borussia Dortmund ini memanfaatkan bola liar dari penjaga gawang Argentina, Florentine, melaju ke depan, lalu melepaskan tendangan melengkung dari tepi kotak penalti.
Tim asuhan Christian Wuck terlihat semakin percaya diri setelah menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan, di menit ke-69, mereka kembali unggul ketika Max Moerstedt dengan sigap menyundul bola dari jarak enam meter.
Kemudian datanglah gol penyama kedudukan dari Ruberto di menit akhir, sebelum Jerman menang dalam adu penalti. Usaha Argentina memasukkan penjaga gawang cadangan, Franco Villalba, untuk adu penalti terbukti belum mampu membawa mereka ke final.





