Suyudi Mutasi 88 Perwira, Seluruh Kapolda Jawa Berganti

Komjen Polisi Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (1/10/2026). (BPMI Setpres) 

Sehari setelah pelantikan Kapolri, enam kapolda di Jawa mendapat pengganti. Mutasi juga mencakup sejumlah pejabat utama Mabes Polri, termasuk Kabareskrim.

Suyudi Ario Seto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, memutasi 88 perwira tinggi dan menengah melalui surat telegram tertanggal Jumat, 2 Oktober 2026. Pergantian mencakup seluruh kapolda di Pulau Jawa.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026. Sebanyak 19 jabatan kapolda dan 14 jabatan pejabat utama Markas Besar Polri mengalami pergantian.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Johnny menjelaskan, pergantian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, membina karier personel, dan menyegarkan pelaksanaan tugas kepolisian.

Enam Kapolda di Jawa Berganti

Inspektur Jenderal Dadang Hartanto ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya. Ia menggantikan Komisaris Jenderal Asep Edi Suheri, yang mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum Polri.

Di Jawa Barat, jabatan kapolda diberikan kepada Inspektur Jenderal Hengki. Adapun Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan ditunjuk memimpin Polda Banten.

Brigadir Jenderal Roy Hardi Siahaan mendapat penugasan sebagai Kapolda Jawa Tengah. Sementara itu, Inspektur Jenderal Dekananto Eko Purwono ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Timur.

Pergantian juga berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta. Inspektur Jenderal Langgeng Purnomo ditugaskan sebagai kapolda dalam rangkaian mutasi yang sama.

Kabareskrim Ikut Diganti

Di tingkat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Asep Safrudin ditunjuk sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal. Mantan Kapolda Kepulauan Riau itu menggantikan Komisaris Jenderal Syahardiantono.

Pergantian juga mencakup Wakil Kepala Bareskrim. Brigadir Jenderal Putu Putera Sadana mendapat jabatan tersebut menggantikan Inspektur Jenderal Nunung Syaifuddin.

Menurut keterangan Polri, 70 dari 88 personel memperoleh promosi atau menduduki jabatan baru. Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel.

Johnny meminta pejabat baru segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program di satuan masing-masing. Mereka diharapkan menjaga kesinambungan tugas serta “memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan