Waspada! Sesar Cisadane Ditemukan Hanya 20 Km dari Jakarta, Berpotensi Aktif Mengepung Ibu Kota

Ilustrasi Sesar Cisadane yang berstatus potensial aktif. - AI Generate
Sebuah kolaborasi riset antara Badan Geologi, Badan Informasi Geospasial (BIG), dan PT Oseanland berhasil mengungkap keberadaan struktur Sesar Cisadane di wilayah Gunung Nyungcung, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Temuan ini memicu kewaspadaan tinggi lantaran letak patahan aktif tersebut hanya berjarak sekitar 20 kilometer atau satu jam perjalanan dari Ibu Kota Jakarta.

Penemuan ini bermula dari penelusuran awal pada peta geologi Lembar Jakarta dan Kepulauan Seribu. Nama “Sesar Cisadane” dipilih karena jalur patahan ini terpantau mengikuti aliran Sungai Cisadane yang membentang dari Bogor hingga ke pesisir Tangerang.

​Penyelidik Bumi Ahli Madya Badan Geologi, Sukahar Eka, menjelaskan bahwa bukti kuat adanya aktivitas tektonik terlihat jelas pada bentang alam di Kecamatan Rumpin. Gunung Nyungcung (240 mdpl) dan Gunung Panjang yang awalnya merupakan satu kesatuan, kini terpisah akibat pergerakan lempeng di masa lalu.

​Bukti Tektonik di Gunung Nyungcung

​Pemisahan Bentang Alam: Gunung Nyungcung dan Gunung Panjang diduga kuat pernah terhubung sebelum akhirnya terbelah.

Bacaan Lainnya

​Jalur Sungai: Terpisahnya kedua gunung tersebut dipicu oleh faktor tektonik yang kemudian jalur belahannya diisi oleh aliran Sungai Cisadane.

​Penampang Seismik: Rekaman penampang seismik menunjukkan adanya struktur sesar yang memanjang dan diduga memiliki potensi aktivitas tektonik di masa depan.

​”Terpisahnya kedua gunung ini menunjukkan adanya faktor tektonik, yaitu Sesar Cisadane. Sesar ini diperkirakan memanjang hingga pesisir Tangerang dan diduga berpotensi aktif,” ungkap penjelasan resmi Badan Geologi, Rabu (11/2/2026).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *