Viral Tepuk Sakinah di TikTok, Ternyata Diciptakan Instruktur Kemenag di Bali

Kreator yang Membuat Tren "Tepuk Sakinah". | TikTok/@olgzki, @aliphildan, @raniist_
Yel-yel Tepuk Sakinah viral di TikTok setelah diunggah akun @kua_pagu_kediri. Banyak yang tak tahu, gerakan edukatif untuk calon pengantin ini lahir dari workshop Kemenag di Bali tahun 2018.

__________

Media sosial belakangan diramaikan video viral Tepuk Sakinah, sebuah yel-yel edukatif yang biasa dibawakan calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA). Video tersebut bahkan diparodikan sejumlah kreator konten hingga jadi tren di TikTok.

Ternyata, penggagasnya adalah Prof. Alimatul Qibtiyah, Guru Besar Kajian Gender UIN Sunan Kalijaga sekaligus Instruktur Nasional Bina Keluarga Sakinah Kementerian Agama RI. Ia menjelaskan, Tepuk Sakinah pertama kali lahir pada 2018 dalam sebuah workshop dan refleksi pelatihan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Kemenag di Bali.

Bacaan Lainnya

“Pencipta Tepuk Sakinah adalah kami para instruktur Bimbingan Perkawinan Kemenag, saat workshop di Bali 2018,” ujar Alimatul, Rabu (24/9).

Menurutnya, yel-yel ini diciptakan sebagai strategi pembelajaran menyenangkan agar calon pengantin lebih mudah memahami nilai kesalingan, kesetaraan, dan kebersamaan dalam rumah tangga. “Ini bukan kewajiban, hanya strategi agar pilar keluarga sakinah bisa diterima dengan menyenangkan,” tambahnya.

Prof. Alimatul Qibtiyah. – muhammadiyah.or.id

Alimatul menyebut Tepuk Sakinah terinspirasi dari lima pilar Keluarga Sakinah: berpasangan, janji kokoh (mitsaqan ghalidzan), saling memberi kebaikan, musyawarah, dan saling ridha (tarodhin).

Fenomena ini meledak setelah akun TikTok @kua_pagu_kediri mengunggah videonya pada 19 September 2025. Hingga 25 September, tayangan itu sudah ditonton hampir 10 juta kali. Akun resmi @kua_menteng juga sempat mengunggah video serupa di Instagram pada Desember 2024.

Yel-yel Tepuk Sakinah biasanya dibawakan dalam sesi Bimwin pra nikah, program resmi Kemenag di KUA yang memberi pembekalan kepada calon pengantin agar memahami hak dan kewajibannya. Dengan begitu, pasangan diharapkan mampu membangun rumah tangga yang harmonis dan bahagia.

Selain jadi metode edukasi, Tepuk Sakinah juga berfungsi sebagai ice breaking yang memadukan tepukan tangan dengan syair singkat tentang lima pilar perkawinan dalam konsep sakinah mawaddah wa rahmah.

Pihak KUA menilai metode ini efektif, karena pesan serius tentang rumah tangga bisa disampaikan dengan cara yang lebih segar, sehingga calon pengantin lebih antusias mengikuti bimbingan.

Lirik Tepuk Sakinah

Berpasangan
Berpasangan
Berpasangan
(tepuk tangan 3 kali)

Janji kokoh
Janji kokoh
Janji kokoh
(tepuk tangan 3 kali)

Saling cinta
Saling hormat
Saling jaga
Saling ridho

Musyawarah untuk sakinah
Maslahah!

(diulang satu kali lagi dari awal). ***

Pos terkait