70 Persen Penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya Ternyata Bukan Warga Miskin

Pelaksana Tugas Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Heri Purwadi. - Diskominfo Surabaya
Evaluasi Pemkot Surabaya menemukan mayoritas penerima Beasiswa Pemuda Tangguh bukan keluarga miskin.

Hasil evaluasi Pemerintah Kota Surabaya mengungkap ketidaktepatan sasaran dalam Program Beasiswa Pemuda Tangguh. Sekitar 70 persen penerima bantuan tercatat bukan berasal dari keluarga miskin dan pra-miskin.

Padahal, program ini dirancang khusus bagi mahasiswa ber-KTP Surabaya yang masuk kategori Desil 1 hingga 5. Temuan ini muncul setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan penerima bantuan dari kelompok ekonomi mampu.

Jalur Mandiri Dominasi Penerima

Pelaksana Tugas Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Heri Purwadi, menyebut sebagian besar penerima berasal dari jalur mandiri. Jalur ini umumnya mensyaratkan uang gedung dan dinilai merepresentasikan kemampuan ekonomi keluarga.

“Yang dapat bantuan banyak dari jalur mandiri, yang mana jalur ini banyak orang mampu dan ada uang gedungnya,” ujar Heri, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Bacaan Lainnya

Verifikasi lanjutan menunjukkan sejumlah penerima melaporkan pendapatan keluarga di atas Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Wali Kota Lakukan Pengecekan Langsung

Heri menjelaskan, Eri Cahyadi melakukan pengecekan langsung setelah menerima laporan warga. Hasilnya mengonfirmasi bahwa sebagian penerima bantuan tidak sesuai kriteria keluarga miskin dan pra-miskin.

“Ketika Pak Wali mendapatkan laporan dari warga, Pak Wali cek agar bantuan tepat sasaran. Ternyata memang benar,” kata Heri.

Menurutnya, jalur mandiri dengan beban uang gedung menjadi indikator kuat kemampuan ekonomi keluarga penerima.

Evaluasi Menyeluruh Tahun 2026

Temuan tersebut mendorong Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerima bantuan pendidikan pada 2026. Pemkot menegaskan bantuan tidak boleh dinikmati oleh mahasiswa dari keluarga yang sebenarnya mampu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *