Sejarah Letusan Gunung Api Ruang: Tsunami Dahsyat Mencapai 25 Meter

Gunung api Ruang di Kabupaten Sitaro punya sejarah menimbulkan tsunami setinggi 25 meter padaa letusan tahun 1871. Foto:BNPB

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro, erupsi gunung api Ruang menyebabkan terjadinya hujan abu disertai batu dan kerikil dan mencapai ke permukiman warga yang ada di pesisir Tagulandang. Beberapa warga dilaporkan terkena lontaran kerikil dan bebatuan tersebut dan sudah mendapat penanganan intensif.

Dilansir laman BNPB, Pemkab Sitaro mengevakuasi 828 warga sekitar dengan rincian sebanyak 506 warga Desa Laingpatehi dan 322 warga Desa Pumpente. Lokasi pengungsian berada di SMP Negeri 1 Tagulandang sebanyak 45 jiwa, dan kurang lebih 783 jiwa lainnya di rumah kerabat yang berada di daratan Pulau Tagulandang.

BPBD Kabupaten Sitaro membagikan 123 lembar tikar, 123 lembar selimut dan 400 lembar masker kepada masyarakat.Pemerintah juga menyediakan Kapal Ferry KMP Lokong Banua dan KMP Lohoraung ditambah perahu penyeberangan milik warga. Di samping itu, Basarnas juga menurunkan KM Bima Sena untuk membantu proses evakuasi warga.

Bacaan Lainnya

Sebagai upaya percepatan penanganan daruat, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) telah menetapkan Status Tanggap Darurat melalui SK Bupati Sitaro Nomor 100/2024 terhitung selama 14 hari mulai tanggal 16 – 29 April 2024. Periode masa Tanggap Darurat Ini bersifat dinamis dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan dengan melihat kondisi di lapangan.

 

Pos terkait