Waduh, Dokter Gadungan Lulusan SMA Kok Bisa Praktik?

SURABAYA | SAMUDRA FAKTA—Seorang dokter gadungan lulusan SMA bernama Aksi Susanto, sempat berpraktik di Rumah Sakit (RS) Pelindo Husada Citra (PHC) Surabaya, Jawa Timur. Namun akhirnya aksinya tersebut terkuak.

Susanto sudah menjalankan aksinya sebagai dokter gadungan sejak 2020 dengan cara memalsukan dokumen pendaftaran saat melamar di RS PHC.

Pihak RS yang mengetahui akal bulus Susanto lantas melaporkan pelaku ke polisi. Kini, Susanto telah menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Senin, 11 September 2023.

Melamar dengan nama orang lain

Sebelum bekerja sebagai dokter, Susanto terlebih dahulu melamar di RS PHC pada April 2020. Pada saat itu, pihak RS membuka lowongan untuk tenaga medis. Dia melamar menggunakan nama orang lain, yaitu Anggi Yurikno.

Saat melamar, ia memalsukan semua dokumen yang dibutuhkan, seperti surat izin praktik dan ijazah kedokteran. Tak sampai di situ, Susanto turut memalsukan sertifikasi Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes).

Bacaan Lainnya

“Semua dokumen itu didapat terdakwa dari internet. Terdakwa melamar dengan nama dr Anggi Yurikno yang dikirim melalui email,” ungkap Jaksa Ugik Ramatyo dari Kejari Tanjung Perak Surabaya.

Terima gaji Rp 7,5 juta per bulan

Bermodal dokumen palsu, Susanto lolos ke wawancara virtual. Selanjutnya ia dikontrak selama dua tahun mulai Juni 2020 di Klinik K3 PT Pertamina EP IV Cepu.

Ugik mengatakan, Susanto menerima gaji sebesar Rp7,5 juta per bulan selama bekerja sebagai dokter gadungan. Di sisi lain, jaksa juga mengungkapkan bahwa Susanto menerima tunjangan lainnya ketika menjalankan aksinya sebagai dokter gadungan.

Ketahuan ketika perpanjangan kontrak

Aksi Susanto sebagai dokter gadungan akhirnya terkuak ketika RS PHC hendak melakukan perpanjangan kontrak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *