BANDA ACEH—Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri absen pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pada Hari Selasa, 7 November 2023, dengan alasan menghadiri agenda dinas di Aceh. Namun, dia baru tiba di Aceh pada Selasa sore; lalu belajar masak malam harinya.
Sesuai susunan acara yang dibagikan tim juru bicara KPK, Firli seharusnya menghadiri cek kesiapan roadshow bus KPK dalam rangka hari antikorupsi dunia (hakordia) di Balee Meuseuraya Aceh (BMA), Selasa (7/11). Namun, Firli tak hadir di acara itu.
Malam harinya, Firli terpantau di salah satu warung makan di Banda Aceh. Di sana Firli terlihat belajar memasak nasi goreng khas Aceh. Ia tampak lihai mengaduk-aduk nasi goreng yang telah dicampuri berbagai bumbu khas rumah makan tersebut.
Saat belajar masak nasi goreng itu, Firli didampingi Kepala Inspektorat Aceh, Tuha Peut Lembaga Wali Nanggroe, hingga seorang akademisi Universitas Syiah Kuala. Dia baru menghadiri kegiatan dinasnya pada Rabu pagi (8/11) dalam agenda pelepasan Pawai Bus KPK di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.
Saat ditanya wartawan, Firli enggan mengomentari soal absennya dari pemeriksaan sebagai saksi oleh Polda Metro Jaya, yang katanya demi menghadiri pelepasan ‘roadshow’ bus KPK di depan Kantor Gubernur Aceh.
“Tunggu dulu, tunggu dulu. Saya datang hari ini dalam rangka Hakordia,” kata Firli, sambil meninggalkan wartawan.
Siang hari keesokan harinya, Kamis (9/10), Firli baru menjawab pertanyaan itu. Tapi, jawabannya diplomatis. “Tidak ada cara untuk menghindar. Saya akan menghadapi semua,” kata Firli usai menggelar seremoni pembukaan road show bus dan kunjungan pameran layanan publik di Balee Meuseuraya Aceh (BMA) di Banda Aceh, Kamis (9/11).





