CIANJUR—Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Jawa Barat, menyediakan ruangan khusus bagi calon anggota legislatif (caleg) yang mengalami gangguan jiwa jika gagal terpilih. Ruangan tersebut disiapkan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.
Selain menyiapkan ruangan khusus, rumah sakit juga menyediakan dokter spesialis, seperti psikolog dan psikiater, yang akan menangani caleg stres atau depresi akibat gagal ‘nyalon’. Berbagai pelayanan lain juga akan diberikan bagi caleg stres, mulai dari ruang rawat inap, kunjungan rumah, sampai rujukan perawatan di RS Marzoeki Mahdi atau Rumah Sakit Jiwa di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
“Saat ini baru satu ruangan yang sudah tersedia, dengan dua tempat tidur. Hal tersebut dilakukan agar pelayanan dan pendataan dapat dilakukan, berkaca dari lima tahun ke belakang, di mana banyak caleg yang membutuhkan pendampingan psikis,” kata Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr. Irvan Nur Fauzy di Cianjur, dikutip dari Pikiran Rakyat, Rabu, 15 November 2023.
Irvan mencatat, pada Pemilu 2019 lalu ada beberapa caleg gagal yang stres dan depresi. Mereka menjalani perawatan dan penanganan khusus di rumah sakit, bahkan dirujuk.
RSUD Sayang Cianjur juga bakal memberikan sosialisasi pada caleg yang akan bertarung pada Pemilu 2024 terkait pemahaman mengendalikan stres sebelum dan setelah hasil pemilu keluar. Sosialisasi itu perlu agar tidak ada caleg gagal yang mengalami stres dan depresi berat sehingga harus menjalani perawatan khusus.
“Setiap pesta rakyat, bukan rahasia umum, banyak caleg gagal yang mengalami stres dan depresi beragam, mulai dari ringan hingga berat. Tetapi datanya (caleg gagal yang stres periode sebelumnya—red) kurang lengkap, sehingga pada Pemilu tahun depan pendataan akan lebih lengkap,” tutur Irvan.





