JAKARTA — Pegipegi menambah daftar panjang startup Tanah Air yang tutup pada tahun 2023. Tragisnya Pegipegi pamit saat memasuki musim libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Yang artinya, mereka kehilangan pemasukan dari pembelian tiket, dan booking hotel.
”Dengan berat hati, hari ini per tanggal 11 Desember 2023 Pegipegi harus pamit,” tulis manajemen dikutip dari laman Pegipegi.com, Selasa (12/12/2023).
Admin Pegipegi menjelaskan, pesanan terakhir dari pelanggan dilayani per tanggal 10 Desember 2023 pukul 23:59 WIB. Sementara seluruh pembelian yang telah dibeli pelanggan di Pegipegi tetap berlaku.
Pelanggan masih bisa check in dan menggunakan transportasi dan darat sesuai waktu check in maupun waktu keberangkatan. Informasi mengenai pesanan bisa diakses via e-mail yang digunakan ketika membuat pesanan.
“Jika ada pertanyaan, permintaan dana kembali (refund), penggantian jadwal (reschedule) atau komplain dapat disampaikan via email ke cs@pegipegi.com” demikian kalimat penutup pengumuman tersebut.
Penutupan Pegipegi melengkapi daftar panjang start up Indonesia yang bangkrut. CNBC Indonesia, pada April 2023, pernah membuat daftar start up yang bangkrut, antara lain, Airy Rooms; Fabelio; JD.ID; Sorabel; Stoqo; Qlapa; CoHive; dan Beres.id.
Daftar tersebut belum termasuk start up yang kolaps, seperti sayurbox, ruang guru, dan tani hub.





