Luhut: Elon Musk Bakal Investasi Baterai Lithium di Indonesia, Negosiasi Rampung September 2023

JAKARTA | SAMUDRA FAKTA—Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan jika pendiri Tesla Inc dan SpaceX, Elon Musk, setuju untuk investasi di sektor produksi baterai lithium. Luhut mengaku telah bertemu dengan Musk untuk membahas soal itu.

Sebagaimana dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu, 16 Agustus 2023, pertemuan antara Menteri Luhut dan Elon Musk berlangsung selama dua setengah jam. Keduanya berdiskusi membahas mengenai perkembangan ekonomi Indonesia serta kondisi Tesla terkini.

Dalam kesempatan yang sama, menurut Luhut, Elon Musk juga menandatangani finalisasi kerja sama untuk pengadaan akses internet oleh Starlink di wilayah Timur Indonesia—sebelum akhirnya sepakat untuk investasi di pabrik baterai lithium.

Luhut mengatakan, kemungkinan kerja sama pembuatan material baterai lithium tersebut bisa ditandatangani di Jakarta setelah proses negosiasi diselesaikan pada September 2023. Namun, pihaknya belum dapat mengestimasikan nilai investasi yang akan disalurkan Musk melalui perusahaannya ke Indonesia.

Di tengah penundaan sejumlah realisasi investasi yang dilakukan Tesla, perusahaan ini dikabarkan tetap menyatakan komitmennya untuk tetap menjadikan Indonesia sebagai prioritas investasi.

Bacaan Lainnya

Masih menurut Luhut, dalam pertemuan itu Musk menjelaskan bahwa perusahaannya sedang menunda realisasi sejumlah investasi selama 1,5 tahun ke depan di seluruh dunia. Ini dilakukan mengingat ketidakpastian perekonomian serta ketegangan akibat geopolitik global.

Selain Elon Musk, tak sedikit investor asing lainnya yang juga tertarik berinvestasi di Indonesia. Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Riyatno mengungkapkan, ada beberapa alasan sehingga Indonesia menjadi magnet bagi para investor asing.

Salah satu daya tarik itu, menurut Riyatno, adalah stabilitas politik, hukum, dan kebijakan yang menjadi salah satu faktor penting bagi investor untuk berinvestasi. Daya tarik lainnya adalah Indonesia yang memiliki populasi terbesar di ASEAN dan keempat di dunia.

“Ini tentunya merupakan salah satu daya tarik mengapa investor asing mau berinvestasi ke suatu negara salah satunya ke Indonesia, karena memang populasi kita besar, pasar kita besar. Kita menempati 43 persen dari penduduk ASEAN,” jelasnya, dilansir dari Liputan6.com, Rabu, 16 Agustus 2023.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *