KIM Plus Belum Satu Suara Dukung Prabowo–Gibran untuk Pilpres 2029

Presiden Prabowo Subianto menghadiri sebuah acara resmi pemerintahan di Jakarta. Hingga awal Februari 2026, Koalisi Indonesia Maju Plus belum menyatakan dukungan bulat terkait Pilpres 2029. - Istimewa
Partai-partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus belum mencapai kesepakatan bulat untuk mendukung pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Hingga awal Februari 2026, belum ada deklarasi resmi koalisi terkait pencalonan pasangan tersebut untuk periode mendatang.

Laporan Tempo.co yang diterbitkan pada Kamis, 5 Februari 2026, menyebutkan bahwa meskipun KIM Plus solid mendukung pemerintahan Prabowo–Gibran saat ini, sikap koalisi belum satu suara terkait dukungan untuk Pilpres 2029.

KIM Plus merupakan koalisi partai politik pendukung pemerintahan hasil Pilpres 2024 yang terdiri atas sejumlah partai besar, antara lain Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKB, NasDem, PSI, serta beberapa partai lain. Koalisi ini menjadi basis dukungan utama pemerintah di parlemen, namun dinamika internal masih berlangsung terkait arah politik jangka panjang.

Perbedaan Sikap Pendukung

Perbedaan sikap antarpartai anggota koalisi terlihat dari pernyataan sejumlah pimpinan partai yang disampaikan secara terpisah. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), misalnya, menyatakan dukungan terhadap Prabowo Subianto untuk dua periode, namun belum memastikan sikap terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden pada 2029.

Bacaan Lainnya

“Oh belum dibahas [soal Wakil Presiden Gibran]. Belum. Kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Rabu, 4 Februari 2026, seperti dikutip Bloomberg Technoz.

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh Partai Demokrat. Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)menyatakan dukungan partainya terhadap Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029, namun tidak menyampaikan pernyataan resmi mengenai dukungan terhadap Gibran sebagai calon wakil presiden. Pernyataan tersebut dilaporkan Bloomberg Technoz pada 4 Februari 2026.

Sebelumnya, ANTARA pada Februari 2026 melaporkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mendorong partai-partai pendukung pemerintah untuk menjaga soliditas dan membangun kerja sama jangka panjang hingga 2029. Dorongan tersebut disampaikan dalam sejumlah pertemuan dengan pimpinan partai anggota KIM Plus.

Namun, ajakan membentuk koalisi permanen itu tidak serta-merta diartikan sebagai keputusan politik terkait pencalonan presiden dan wakil presiden pada Pilpres mendatang. Sejumlah partai menilai konsolidasi pemerintahan dan kerja sama legislatif dapat berjalan terpisah dari keputusan pencalonan pada pemilu berikutnya.

Hingga saat ini, belum ada jadwal resmi rapat puncak KIM Plus yang secara khusus membahas dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2029. Para pengurus partai menyatakan fokus utama masih diarahkan pada stabilitas pemerintahan dan pelaksanaan agenda politik lima tahun ke depan.

Dengan belum adanya kesepakatan tersebut, peta politik menuju Pilpres 2029 masih terbuka. Konfigurasi koalisi dan pasangan calon diperkirakan akan terus berkembang seiring dinamika politik nasional dan pembahasan internal partai-partai anggota KIM Plus.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *