SURABAYA | SAMUDRA FAKTA—Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan ketersediaan beras di Kota Surabaya sangat aman. Bahkan, berdasarkan hasil pemantauan di pasar-pasar Surabaya, harga beras sudah terkendali dan aman. Sehingga masyarakat tidak perlu panik dengan pembelian yg berlebihan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, data Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Surabaya hingga pertengahan bulan September adalah 2,01.
“Artinya, antara kebutuhan dengan ketersediaan menunjukkan sangat aman, karena ketersediaan beras sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Surabaya,” kata Antiek, dikutip Senin, 9 Oktober 2023.
Ia juga menegaskan bahwa kebutuhan 1 bulan di Kota Surabaya sebanyak 15.775 ton, dan saat ini tersedia 31.696 ton. Oleh karena itu, kata dia, stok persediaan beras di Kota Surabaya sangat aman.
“Sedangkan harga rata-rata dari survei petugas pasar di lapangan menunjukkan bahwa harga rata-rata beras di Surabaya per hari pada Rabu, tanggal 4 oktober 2023, masih aman dan stabil. Untuk harga rata-rata beras Premium Rp 13.333, dan Medium bulog Rp 10.900,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Dewi Soeriyawati mengatakan, Pemkot Surabaya terus melakukan langkah antisipasi terhadap kenaikan harga komoditas beras dengan pendistribusian beras Bulog kepada pedagang di pasar-pasar utama Kota Surabaya.
“Pemkot secara kontinyu melakukan SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) komoditas beras kepada pedagang-pedagang di pasar-pasar Kota Surabaya sebanyak 52 ton per minggu. Kami juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan dengan menyediakan minimal 8 ton dalam 1 lokasi/1 kali pelaksanaan,” katanya.





