Kak Seto Ungkap Terkena Stroke Ringan, Begini Gejala dan Cara Mewaspadainya

Psikolog Anak Seto Mulyadi atau Kak Seto saat dirawat dirumah sakit karena mengalami stroke ringan dan ditemani oleh ketiga putrinya. — Instagram/@kaksetosahabatanak
Psikolog anak Kak Seto mengungkap dirinya mengalami stroke ringan—kondisi yang tampak sepele, tapi bisa jadi tanda awal serangan stroke yang lebih berat.

Psikolog anak dan tokoh pendidikan nasional, Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto, membagikan kabar mengejutkan: ia terdiagnosa stroke ringan. Meski kini kondisinya stabil, ia mengingatkan masyarakat agar tak menyepelekan tanda-tanda awal penyakit ini.

Stroke ringan atau transient ischemic attack (TIA) adalah gangguan aliran darah ke otak yang menimbulkan gejala seperti stroke, tetapi berlangsung singkat — biasanya beberapa menit hingga beberapa jam, dan pulih dalam waktu 24 jam. “Meski sementara, kondisi ini harus diwaspadai karena bisa jadi peringatan dini sebelum stroke berat,” demikian penjelasan dari para ahli saraf.

Secara medis, penyebab stroke ringan sama dengan stroke iskemik, yakni adanya penyumbatan pembuluh darah akibat gumpalan atau plak lemak. Jika dibiarkan, gumpalan ini bisa menghambat pasokan oksigen ke otak dan menimbulkan kerusakan permanen.

Beberapa faktor risiko yang tak bisa dikendalikan antara lain usia di atas 55 tahun, riwayat keluarga dengan stroke, atau pernah mengalami stroke sebelumnya. Namun, banyak faktor lain yang bisa dicegah — seperti merokok, kurang olahraga, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, dan konsumsi alkohol berlebihan.

Bacaan Lainnya

Gejala stroke ringan pun mirip dengan stroke berat, antara lain kelumpuhan sebagian tubuh, pusing mendadak, gangguan bicara, kebingungan, hingga penglihatan kabur atau kehilangan keseimbangan. Jika gejala-gejala ini muncul, pertolongan medis harus segera diberikan meski gejalanya mereda.

Penanganan stroke ringan dilakukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahannya. Pemeriksaan dini menjadi kunci untuk mencegah serangan susulan yang bisa berakibat fatal.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *