Menu salad sayur, berupa kombinasi aneka selada segar ditambah dressing sauce, memang enak disantap sebagai menu diet sehat. Apalagi, ternyata daun selada punya banyak manfaat. Di antaranya mengandung sumber vitamin A dan K yang sangat tinggi, baik untuk ibu hamil, meningkatkan kekebalan tubuh, tinggi antioksidan, hingga dapat mengontrol tekanan darah.
Supaya hidangan salad makin menggugah selera, berikut beberapa jenis selada yang umum dipakai dalam resep salad.
1. Selada Keriting
Jenis selada yang satu ini marak ditemukan di pasar tradisional Indonesia. Selada yang daunnya berujung keriting dan berwarna hijau muda ini umumnya dimakan untuk lalapan, isian sandwich juga untuk ssam, yakni teknik membungkus daging BBQ dengan daun ala masakan Korea.
Selada keriting rasanya segar, tetapi mudah layu. Sehingga sayur salad ini harus disimpan di wadah yang kering dan kedap udara.
2. Selada Merah/Lollo Rosso
Selada lollo rosso wujudnya hampir sama dengan selada keriting, hanya saja pada ujung-ujung daunnya berwarna merah keunguan.
Sementara itu, teksturnya cenderung sedikit lebih lembut dibandingkan selada keriting. Tampilan selada yang cantik dengan kombinasi dua warna bakal membuat saladmu semakin menarik dan menggugah selera. Selain itu, lollo rosso juga cocok dijadikan sebagai garnish pada aneka sajian.
3. Selada Bokor
Selada bokor yang mirip kubis ini juga dikenal dengan sebutan selada iceberg. Teksturnya renyah, kering, dan agak tipis seperti lembaran, lalu rasanya segar dan agak hambar. Selada ini banyak ditemukan pada isian kebab, burger, bahkan digunakan sebagai pengganti kulit lumpia.






