Pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir terkait Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 memicu gelombang reaksi di jagat maya.
Alih-alih mendapat dukungan, sikap tegas pemerintah yang menolak hubungan diplomatik dengan Israel justru membuka kembali memori publik pada polemik Piala Dunia U-17 jelang Pilpres 2024 lalu.
Erick Thohir merilis tiga poin pernyataan resmi pada Jumat siang, 10 Oktober 2025. Pertama, ia menyampaikan apresiasi kepada NOC Indonesia, Persani, dan Federasi Senam Dunia (FIG) yang memahami situasi jelang kejuaraan di Jakarta pada 19-25 Oktober mendatang. Erick memastikan semua pihak mengambil langkah agar acara berjalan aman dan tertib.
Statement Terkait Kejuaraan Dunia Senam Artistik (53rd FIG Artistic Gymnastics World Championship 2025) di Jakarta pada 19-25 Oktober 2025:
1. Kami menyampaikan apresiasi kepada NOC Indonesia, Persatuan Senam Indonesia (Persani), dan Fédération Internationale de Gymnastique… pic.twitter.com/6Dd1QJYenE
— Erick Thohir (@erickthohir) October 10, 2025
“Jangan pernah meragukan komitmen Pemerintah dan Bapak Presiden dalam membangun olahraga Indonesia agar mampu berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa dunia,” tegas Erick pada poin kedua pernyataannya.
Puncaknya, ia menegaskan prinsip pemerintah terkait Israel. “Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, kami di Kemenpora sebagai bagian dari Pemerintah tetap berpegang teguh pada prinsip tersebut,” tulisnya dikutip dari akun @erickthohir.
Namun, pernyataan tersebut langsung disambar komentar pedas warganet. Banyak yang membandingkan sikap Erick sekarang dengan situasi saat Piala Dunia U-17, ketika Ganjar Pranowo menuai kritik karena menolak keikutsertaan timnas Israel. Warganet menilai ada standar ganda dalam kebijakan pemerintah.





